Gelar Operasi Pasar, Kang Emil Siapkan 24.000 Liter Minyak Goreng Untuk 12 Kota Kabupaten

- Editor

Selasa, 11 Januari 2022 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat operasi pasar minyak goreng murah di kecamatan Bekasi Selatan pada Selasa (11/01/22)

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat operasi pasar minyak goreng murah di kecamatan Bekasi Selatan pada Selasa (11/01/22)

KOTA BEKASI, Mediakarya – Harga minyak goreng akhir-akhir ini melambung tinggi. Hal itu dirasakan sekali oleh masyarakat terutama ibu rumah tangga. Untuk mengantisipasi kelangkaan minyak goreng, Pemkot Bekasi menggelar operasi pasar minyak goreng murah di aula Kecamatan Bekasi Selatan pada Selasa (11/01/22).

Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil meninjau langsung jalannya pasar minyak goreng murah didampingi Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi.

“Memang sudah seminggu Pemprov Jabar keliling di 12 kota kabupaten melakukan operasi penurunan harga minyak goreng, di pasar dan di tempat leluasa seperti ini, supaya ibu-ibu tidak marah-marah lagi karena dapurnya jadi repot gara-gara harga minyak naik,” ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Melihat kondisi para warga yang berdesakan mengantri untuk membeli minya goreng murah, Kang Emil berharap pemerintah pusat dapat segera mengendalikan harga minyak di pasar.

Baca Juga:  DPRD Kota Bekasi Bantah Tak Libatkan Budayawan Dalam Raperda Perlindungan Kebudayaan

“Kita berharap pemerintah pusat bisa mengendalikan lebih fundamental sehingga jangka panjang kita tidak sering-sering melakukan kegiatan seperti ini sebenarnya agak sedih dan prihatin sebagai pemerintah daerah apa yang bisa kita lakukan akan kita lakukan,” imbuhnya.

Pemprov Jabar sendiri telah menyiapkan 240.000 untuk 12 Kota dan kabupaten. Di Kota Bekasi sendiri menyiapkan 72.000 liter. Diketahui, harga minyak di pasaran saat ini mencapai 20.000-25,000/liter. Hal ini dirasa sangat memberatkan masyarakat di tengah ekonomi yang sulit akibat pandemi Covid-19.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil beserta Plt Wali Kota Bekasi kemudian beranjak menuju kantor Pemkot Bekasi untuk melakukan pengarahan kepada para ADN di lingkungan Pemkot Bekasi. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat
Loker Palsu Di Bekasi Makin Menjamur, Dari Timur Pindah Ke Barat
NCW Bekasi Raya Skak DPRD dan Pemkot: Jangan Cuma Jago Tertibkan Pengemis, Shelter Terpadu Malah Mangkrak di Atas Kertas!
GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu
Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Sakti! Sudah Diminta Plt Bupati Bekasi Hadir, Donny Sirait Tetap Tak Mau Temui Massa Wartawan, Cuma Kirim Kuasa Hukum
Ikut Aksi, Prabu Peduli Lingkungan dan Pokja Wartawan Setu Desak Kepala DLH Donny Sirait Dicopot
Empat Kali Aksi Belum Ada Penyelesaian, Warga Ciangsana Soal Tanah Kota Wisata Ecovia Siap Geruduk DPR RI dan Istana

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Loker Palsu Di Bekasi Makin Menjamur, Dari Timur Pindah Ke Barat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:03 WIB

NCW Bekasi Raya Skak DPRD dan Pemkot: Jangan Cuma Jago Tertibkan Pengemis, Shelter Terpadu Malah Mangkrak di Atas Kertas!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:59 WIB

GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Berita Terbaru