KOTA BEKASI, Mediakarya – Dalam rangka antisipasi penularan dan pelacakan virus Covid-19, guru, staf hingga siswa SMPN 7 Bekasi gelar test swab antigen secara acak.
Sukamto, selaku Kepala SMPN 7 Bekasi mengatakan, test tersebut dilakukan kepada guru, staf yang terdiri dari tata usaha (TU) petugas kebersihan hingga petugas keamanan dengan total sebanyak 59 orang dan siswa dengan sampling sebanyak 30 orang siswa.
“Kegiatan test swab antigen ini berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi,” jelasnya.
Sukamto juga menambahkan, untuk kegiatan ini, pihaknya bekerjasama dengan Puskesmas Perumnas II Kayuringinjaya.
“Kami juga bekerjasama dengan Puskesmas setempat dan sesuai dengan yang diinfokan tim Puskesmas, maka hasilnya akan keluar sekitar 1-2 hari karena perlu dicetak terlebih dahulu bukti tesnya,” jelas Sukamto menambahkan.
Dengan dilakukannya test tersebut, pihaknya dapat mendeteksi ada atau tidaknya penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah sekaligus sebagai evaluasi untuk pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) yang aman.
“Sampai sejauh ini, PTMT di SMPN 7 Bekasi masih berjalan dengan sistem pagi dan siang, dimana masing-masing sesi diikuti 50 persen siswa. Mudah-mudahan jika semua siswa sudah 100 persen divaksin dosis lengkap dan perkembangan Covid-19 semakin baik dikemudian hari, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dapat dilakukan kembali seperti sediakala dan tetap menuruti arahan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah,” pungkas Sukamto. (apl)






