AHY Jadi Penentu Bos Demokrat  DKI Periode 2021-2026

- Editor

Rabu, 22 Desember 2021 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono

JAKARTA, Mediakarya – Musda Partai Demokrat DKI Jakarta usai digelar beberapa waktu lalu. Hingga kini, putusan siapa yang memimpin partai berlambang Bintang Mercy lima tahun kedepan masih menjadi misteri.

Meski calon ketua DPD PD DKI diwajibkan memiliki dukungan DPC. Namun, penetapan bos mercy masih bergantung pada kewenangan ketua umum, AHY.

“Saat ini masih proses paparan kedua calon di DPP. Nantinya Ketum lah yang menentukan ketua DPD PD periode 2021-2026,” ujar wakil ketua DPD PD DKI, Amirullah kepada wartawan, Rabu (22/12).

Menurut politisi yang akrab disapa Amink itu, ketua DPD PD DKI baru akan diumumkan pada awal tahun 2022 mendatang. Sebab, saat ini akan memasuki libur natal dan tahun baru.

“Proses paparan calon di DPP pun masih berjalan. 14 setelah itu baru akan diputuskan,” katanya.

Musda PD tahun ini terbilang unik, lantaran diwarnai dengan aksi saling klaim dukungan calon ketua.

Kabar adanya double dukungan DPC PD Pulau Seribu dan Jaksel yang disebut-sebut mendukung calon ketua DPD, Nurafni Sajim dan Mujiono ditenggarai menjadi kunci utama. Sehingga kedua calon pun terkesan saling klaim terhadap dukungan yang didapatkan.

Apalagi, dengan adanya double dukungan tersebut. Sesuai aturan yang berlaku dalam Musda, dukungan DPC  tersebut tidak sah.

Baca Juga:  Bos Demokrat Banten: Pendukung Moeldoko Jangan Main-main Dengan Kami

“Saat ini dukungan yang dimiliki calon ketua DPD PD DKI, Santoso dan Mujiono masing-masing dua DPC. Dengan kondisi seperti itu penentuan akan ditetapkan oleh DPP,” ujar salah satu pendukung calon kepada mediakarya.id.

Isu double dukungan itu mencuat pasca adanya dukungan yang diberikan DPC Pulau Seribu dan Jaksel terhadap Nurafni Sajim beberapa bulan sebelum Musda digelar.

Dukungan yang diberikan dua DPC pada Afni pun, akhirnya didaftarkan pada DPP untuk menjadi calon ketua DPD oleh anggota Komisi B DPRD DKI itu.”Karena double dukungan itu, suara pun secara otomatis hangus dan tidak berlaku dari dua DPC PD tersebut,” bebernya.

Seolah tidak ingin opini masing-masing calon memiliki dua dukungan DPC berkembang luas. Tim pendukung calon yang merasa memiliki suara dominan pun ikut bersuara. Kubu calon ketua DPD PD, yakni Mujiono mengklaim jika suara saat ini berada pada posisi, 5 DPC PD DKI mendukung Ketua Komisi A DPRD DKI itu.

“1 DPC PD Jaktim dan DPD PD DKI saat ini suaranya dimiliki oleh Santoso,” ujar salah satu pendukung Mujiono.

Panitia Musda PD DKI, Amirullah yang diminta konfirmasi terkait adanya saling klaim dukungan menyerahkan persoalan itu pada DPP.”Saya tidak bisa  mengomentari persoalan itu,” tandas politisi yang akrab disapa Amink itu. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga
Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim
Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir
Beli Rumah Lunas dan Bersertifikat Resmi, Aset Klien Yuli Yanti Hutagaol Malah Disita Bank Mayapada
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Muncul Isu Politik Uang dan Hadiah Motor untuk PK
Etos Indonesia: Jangan Tukar Dukungan dengan Hadiah, Reses Ranny Berpotensi Jadi Ladang Gratifikasi
DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas
Refleksi 62 Tahun Golkar, Adi Yunansyah: Momentum Kembalikan Doktrin Kekaryaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Beli Rumah Lunas dan Bersertifikat Resmi, Aset Klien Yuli Yanti Hutagaol Malah Disita Bank Mayapada

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Muncul Isu Politik Uang dan Hadiah Motor untuk PK

Berita Terbaru