Airlangga: Ekonomi Tumbuh Bagus Seiring Membaiknya Penanganan COVID-19

- Editor

Sabtu, 17 September 2022 - 00:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko) Ekonomi Airlangga Hartarto saat mengikuti zoom meeting.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko) Ekonomi Airlangga Hartarto saat mengikuti zoom meeting.

SOLO, Mediakarya – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pertumbuhan ekonomi relatif bagus dalam tiga kuartal Indonesia, dengan tumbuh rata-rata di atas 5 persen dan inflasi 4,9 persen, seiring membaiknya penanganan pandemi COVID-19.

“Setelah lepas dari COVID-19, pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif bagus dalam tiga kuartal Indonesia ini,” kata Airlangga dalam acara “Srawungan Sanak Mangkunegaran” di Solo, Jawa Tengah, Jumat.

Airlangga Hartarto mengatakan membaiknya penanganan pandemi COVID-19 terlihat dengan kegiatan masyarakat seperti acara Yaa Qowiyyu atau upacara tradisi sebar apem di Jatinom Klaten yang dihadiri lebih dari 30.000 orang masyarakat.

Hal tersebut, kata Airlangga, menunjukkan bahwa masyarakat sudah kangen kegiatan-kegiatan yang kemasyarakatan dan tentunya hal ini bisa terus berlanjut karena penanganan pandemi COVID-19 terus berlanjut.

Kondisi itu juga yang membuat tingkat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) masyarakat terus meningkat, karena memperlihatkan aktivitas ekonomi mulai membaik dan jalanan kembali ramai.

Tingkat konsumsi BBM jenis pertalite dan solar yang meningkat hingga melampaui kuota itu yang membuat pemerintah harus menyesuaikan harga, agar belanja subsidi energi tidak melampaui Rp502 triliun.

Oleh karena itu, untuk mengurangi dampak kenaikan harga tersebut, pemerintah memberikan bantuan sosial sebesar Rp150.000 selama empat bulan dan mengimbau daerah untuk mengalokasikan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 2 persen untuk menjaga inflasi.

Baca Juga:  Millen Cyrus Menang di Kontes Miss Queen Indonesia 2021, Jadi Ratu Waria Se Nusantara

Pemerintah, lanjut Airlangga, juga terus menyediakan pasokan pangan agar harga-harga tetap terjangkau dan inflasi tetap stabil dalam sasaran yang sudah ditetapkan, meski harga BBM mengalami kenaikan.

“Harga beras sekarang relatif terjaga dan stoknya cukup karena produksi 32 juta ton per tahun dan selama tiga tahun kami tidak impor beras lagi sehingga Indonesia swasembada beras. Karena hal ini, bapak Presiden diberikan penghargaan dari The International Rice Research Institute (IRRI),” katanya, dikutip dari antara.

Ia memastikan kondisi tahun depan akan lebih menantang mengingat pandemi COVID-19 belum sepenuhnya berakhir dan kondisi geopolitik di Eropa yang masih diliputi ketidakpastian bisa mempengaruhi harga energi dunia.

“Kami masih mempunyai tantangan karena Indonesia memimpin G20 yang merupakan ekonomi terbesar, jadi Indonesia sudah diperhitungkan oleh dunia. Jadi apa yang dilakukan Indonesia bisa dicontoh oleh negara-negara berkembang lainnya,” katanya. (qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Haidar Alwi Sebut Arahan Khusus Prabowo ke KSP Listyo Sigit Pertegas Kepercayaan Kawal Program Prioritas
Etos Indonesia: Jangan Tukar Dukungan dengan Hadiah, Reses Ranny Berpotensi Jadi Ladang Gratifikasi
GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius
DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas
NCW Bongkar 4 Modus Sunat Dana KIP-Kuliah: Tahan ATM Mahasiswa hingga Jual-Beli Kuota Jutaan Rupiah
Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana Raih Penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026
BPKN RI Dorong AED Tersedia di Ruang Publik: Jangan Tunggu Ada Korban Baru Bergerak
Sentuh Hati Warga, Polres Nias Selatan Berbagi Kasih di Hari Jadi Ke-75 Humas Polri

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Haidar Alwi Sebut Arahan Khusus Prabowo ke KSP Listyo Sigit Pertegas Kepercayaan Kawal Program Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Etos Indonesia: Jangan Tukar Dukungan dengan Hadiah, Reses Ranny Berpotensi Jadi Ladang Gratifikasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:47 WIB

GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:55 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:13 WIB

NCW Bongkar 4 Modus Sunat Dana KIP-Kuliah: Tahan ATM Mahasiswa hingga Jual-Beli Kuota Jutaan Rupiah

Berita Terbaru