Amnesty International Kecam Kekerasan Terhadap Fungsionaris BEM UI, Desak Kapolri Usut Tuntas

- Editor

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid (Foto: Ist)

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid (Foto: Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengecam tindak kekerasan terhadap fungsionaris Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Hafidz Haernanda, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Usman mendesak aparat penegak hukum dan Kapolri baru untuk segera mengusut tuntas serta menangkap pelaku penyerangan tersebut.

Menurutnya, penyerangan dilakukan saat korban sedang mengendarai sepeda motor hingga terjatuh, kemudian dipukul, diancam hendak dibunuh, ponselnya dirampas, dan ditodong senjata.

“Para pelaku juga meninggalkan barang-barang seperti kain sarung, slayer, dan sandal,” ujar Usman.

“Tindakan ini melanggar hukum, merendahkan wibawa hukum, serta mengancam kebebasan sipil dan gerakan mahasiswa,” ujar Usman dalam keterangannya, Selasa (6/10/2026).

Baca Juga:  KPK Terima 2.173 Laporan Dugaan Korupsi Selama Semester I 2022

Usman mengungkapkan, penyerangan yang terjadi pada Minggu, 4 Oktober tengah malam diduga berkaitan dengan rencana unjuk rasa damai yang disiapkan oleh Hafidz bersama sejumlah kampus pada 20 Oktober mendatang.

Untuk itu, Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah dan pihak kepolisian untuk segera mengusut, menangkap pelaku, dan menyeret mereka ke meja hijau.

“Negara harus menjamin keselamatan aktivis mahasiswa dan kebebasan berekspresi. Kekerasan seperti ini tidak boleh dibiarkan dan harus diusut secara transparan,” tegasnya. (Ugy

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto
FPMI Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Berantas Dugaan Oknum Bekingi Mafia Gas Subsidi
Komisi III DPR Minta Polres Pemalang Usut Tuntas Kematian Siswa SD yang Diduga Jadi Korban Perundungan
Buntut Temuan Hunian Mewah di Lapas, Kemenimipas Pecat Kalapas Cibinong dan Sanksi 16 Pegawai
Pengamat: Pembenahan Struktur Polri Hal Wajar, Harus Diasumsikan Positif
Perkuat Sinergitas, Wakapolres Nias Selatan Hadiri Upacara Hari Jadi TNI ke-81
IPW Nilai Kapolri Suyudi Ario Seto Lakukan Pembersihan Lingkar Listyo Sigit
Islah Bahrawi Soroti Dugaan Money Politics di Muktamar NU dan Peran AHWA

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Amnesty International Kecam Kekerasan Terhadap Fungsionaris BEM UI, Desak Kapolri Usut Tuntas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto

Selasa, 6 Oktober 2026 - 04:58 WIB

FPMI Geruduk Mabes Polri, Desak Kapolri Berantas Dugaan Oknum Bekingi Mafia Gas Subsidi

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Komisi III DPR Minta Polres Pemalang Usut Tuntas Kematian Siswa SD yang Diduga Jadi Korban Perundungan

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Buntut Temuan Hunian Mewah di Lapas, Kemenimipas Pecat Kalapas Cibinong dan Sanksi 16 Pegawai

Berita Terbaru