Catat, Tema Debat Kedua Pilkada Jakarta Bahas Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial

- Editor

Senin, 21 Oktober 2024 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Karya-Tema debat kedua kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024 telah di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta. Tema debat kedua ini tentang ‘Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial’.

“Untuk tema debat kedua tentang Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial,” ujar Anggota Divisi Data dan Informasi KPU DKI Jakarta, Fahmi Zikrillah saat dikonfirmasi, Senin (21/10).

Adapun kata Fahmi, untuk tempat atau venue debat kedua Pilkada Jakarta akan digelar di Ecovention Ancol, Jakarta Utara, pada Minggu 27 Oktober 2024.

“(lokasi venue debat kedua Pilkada Jakarta) di Ecovention Ancol,” ujar Fahmi lagi.

Sementara itu, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Astri Megatari menegaskan, waktu acara debat kedua, sama seperti debat sesi pertama dimulai pada pukul 19.00 WIB atau jam 7 malam.

“Sama jam 19 (atau jam 7 malam mulai debatnya),” urainya.

Lebih lanjut, Astri tegaskan, tidak ada perbedaan durasi dan aturan debat. Untuk debat kedua ini akan menggunakan enam segmen yang sama dengan debat perdana. Pada debat perdana, durasinya berlangsung sekitar 150 menit dengan pembagian waktu 120 menit untuk ajang debat dan 30 menit untuk jeda iklan.

Baca Juga:  Mbak Yuke Nilai Ajang JEFF Memperkuat Komitmen Bersama Dalam Mewujudkan Kota yang Berkelanjutan.

Pelaksanaan debat dimulai pada segmen pertama, di sesi ini KPU akan melakukan pembukaan dan pembacaan tata tertib. Pada kesempatan yang sama, setiap paslon akan diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, dan program.

Kemudian, di segmen kedua dan ketiga, para paslon akan memberikan pendalaman visi, misi, dan program, dengan dipandu oleh moderator.

Selanjutnya, di segmen keempat dan kelima, para paslon akan diberikan kesempatan untuk menjawab dan saling melempar pertanyaan yang dilayangkan oleh lawan debatnya.

Seluruh rangkaian debat akan ditutup di segmen keenam. Pada segmen ini, para paslon diberikan kesempatan untuk menyampaikan closing statement mereka. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Negara Darurat Cognitif Reselience
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto
Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka
Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto
Buntut Temuan Hunian Mewah di Lapas, Kemenimipas Pecat Kalapas Cibinong dan Sanksi 16 Pegawai

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:24 WIB

PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto

Berita Terbaru

Ilustrasi (Istimewa)

Opini

Agensi Ekonomi Heterodoks di Indonesia

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:55 WIB