Dharma Wanita PAM Jaya dan TP PKK Jakarta Pusat Kolaborasi Turunkan Angka Stunting di Jakarta Pusat

- Editor

Senin, 10 Juli 2023 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Dharma Wanita dan PAM JAYA berkolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jakarta Pusat berkomitmen menurunkan stunting di Jakarta melalui program Jakarta Bergerak Atasi Stunting (Jakarta BERAKSI).

Lewat program Jakarta BERAKSI, PAM JAYA dan TP PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat berupaya meningkatkan gizi 50 anak-anak kekurangan gizi di Jakarta Pusat dengan menjadi Orang Tua Asuh Stunting.

Menurut Walikota Jakarta Pusat Dhany Sukma, asupan gizi yang seimbang dan berkualitas merupakan kerja bersama, bukan hanya dari pemerintah saja tapi kami menggandeng juga badan usaha.

“Di Kelurahan Bendungan Hilir (Benhil), kebetulan PAM JAYA mau ambil bagian mengintervensi masalah stunting dan kebetulan aktivitas keseharian PAM JAYA berada di wilayah Benhil,” ucap Dhany Sukma, Minggu (9/7/2023).

Ketua Dharma Wanita PAM JAYA Lya Arief mengatakan, sebanyak 50 anakanak yang diasuh tersebut akan ditingkatkan gizinya. Mereka akan diberikan makanan dengan gizi seimbang dan berkualitas sebanyak 2 kali 1 hari selama 90 hari.

“Dharma Wanita PAM JAYA, bersinergi dengan Walikota Jakarta Pusat melalui TP PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat akan melakukan monitoring atas menu harian setiap anak serta distribusinya,” ucap Lya.

Monitoring mengenai standar gizi dan distribusi makanan menjadi hal yang krusial sebab tujuan utama dari program ini adalah penurunan angka stunting di Jakarta.

Menurut hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi anak usia di bawah 5 tahun (balita) DKI Jakarta mencapai 14,8% pada 2022. Artinya, sekitar 14 dari 100 balita di Ibu Kota memiliki tinggi badan di bawah rata-rata anak seusianya. Angka prevalensi DKI Jakarta tersebut menurun dibanding 2021, sekaligus mencapai level terbaiknya dalam tujuh tahun terakhir.

Baca Juga:  Komitmen PT Harita Nickel Wujudkan Transformasi Desa Kawasi Menuju Ecovillage Berstandar Internasional

“Jakarta telah menghasilkan pencapaian bagus dalam penurunan stunting. Maka, dengan kolaborasi, baik itu pemerintah, Badan Usaha Milik Daerah, private sector, dan seluruh pihak, kita berharap penurunan stunting di Jakarta ke depannya bisa menyentuh angka 0,” tambah Lya.

Dharma Wanita PAM JAYA, lanjut Lya, akan mengembangkan bantuan penurunan stunting ke lima wilayah administrasi Jakarta lainnya, seperti Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga ke Kepulauan Seribu.

Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat Ucu Jamilah mengapresiasi sinergi dan bantuan yang dilakukan Dharma Wanita PAM JAYA kepada pihaknya.

Ia melanjutkan, TP PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat juga telah bersinergi dengan 14 perusahaan yang telah menjadi orang tua asuh bagi balita stunting.

“Sesuai tagline kita saat ini, Sukses Jakarta untuk Indonesia. Maka, kesuksesan Jakarta dalam menghapus stunting, akan menjadi cerminan bagi Indonesia,” ucap Ucu.

Ucu Jamilah menambahkan, saat ini stunting di Jakarta Pusat menurun dari 7,37 persen di tahun 2020 menjadi 2,97 persen di tahun 2021.

“Penurunan stunting sudah terlihat di Jakarta Pusat, namun masih ada. Maka, kita perlu memperkuat kolaborasi dan inovasi dalam berbagai program yang berdampak langsung pada masyarakat,” tambah Ucu.

Program pengurangan stunting ini sejalan pilar program Corporate Social Responsibility (CSR) PAM JAYA, yakni Community Development. Selain program ini, Dharma Wanita PAM JAYA juga menjalankan program lain yang berkaitan dengan pendidikan dan kesehatan. Bahkan, pada Desember 2022, Dharma Wanita PAM JAYA mendapatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk Donor Darah Secara Seri oleh Perempuan Anggota Komunitas Terbanyak.(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pajak E-Commerce Berlaku, BPKN: Jangan Bikin Konsumen Kaget Saat Checkout Harbolnas 10.10
KADIN Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Konkret dengan Produsen Motor Listrik Saige di Karawang
FAST Indonesia Siap Bersinergi dengan BRAN Perbaiki Tata Kelola Pertanahan Nasional
Raih Predikat ‘Sangat Baik’, GCG PAM JAYA Meningkat Signifikan
Green Energy Partnership Forum 2026, PLN EMI Perkuat Kolaborasi Dorong Pemanfaatan Energi Hijau
Polemik Proyek Jalan Poros Brebes Menguat, Daksinapati UI: Lelang APBD Harus Transparan
Stok Rumah Tangga Menipis Picu Harga Beras Naik, BBM Langka Dongkrak Biaya Perolehan
Didik J. Rachbini: Peluang Investasi Data Center Rp360 Triliun Jangan Sampai Seperti Pelanduk Terperosok Dua Kali

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

KADIN Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Konkret dengan Produsen Motor Listrik Saige di Karawang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07 WIB

FAST Indonesia Siap Bersinergi dengan BRAN Perbaiki Tata Kelola Pertanahan Nasional

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Raih Predikat ‘Sangat Baik’, GCG PAM JAYA Meningkat Signifikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Green Energy Partnership Forum 2026, PLN EMI Perkuat Kolaborasi Dorong Pemanfaatan Energi Hijau

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Polemik Proyek Jalan Poros Brebes Menguat, Daksinapati UI: Lelang APBD Harus Transparan

Berita Terbaru