Dilantik Jadi Wantimpres Rocky Gerung Kritis Terhadap Kebijakan

- Editor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 01:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung

Jakarta, Mediakarya.id – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung menegaskan bahwa lembaga tersebut memiliki fungsi untuk bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah, bukan sekadar menjalankan fungsi mengkritik kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Rocky menjelaskan, sikap kritis Wantimpres diperlukan untuk melihat arah kebijakan agar tetap sesuai dengan visi dan janji Presiden. Menurutnya, fungsi tersebut berbeda dengan kritik yang dilakukan dari luar pemerintahan.

“Bukan mengkritik, dewan ini justru fungsinya kritis, bukan kritik ya, beda tuh. Kritis terhadap kebijakan tuh,” ujar Rocky kepada wartawan usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Menurut Rocky, Wantimpres memiliki kedudukan etis, bukan teknis. Karena itu, lembaga tersebut tidak bertugas mengevaluasi pelaksanaan teknis kebijakan yang menjadi ranah kementerian dan lembaga pemerintah.

Rocky mengatakan, Wantimpres akan mengawasi arah kebijakan agar tetap sejalan dengan visi Presiden. Salah satu yang menjadi perhatian adalah memastikan kebijakan pemerintah sesuai dengan janji yang disampaikan Presiden kepada masyarakat.

“Kita mengawasi arah dari kebijakan supaya sesuai dengan janji presiden pada waktu kampanye, sesuai dengan tema yang diinginkan oleh presiden misalnya bahwa kemakmuran rakyat itu harus didalilkan habis-habisan,” ujar Rocky.

Baca Isu Politik

Selain melihat arah kebijakan, Rocky menyebut Wantimpres juga akan memperhatikan bagaimana kebijakan tersebut dipersepsikan masyarakat. Jika terdapat kesenjangan antara arah kebijakan dan persepsi publik, Wantimpres akan memberikan pertimbangan kepada Presiden.

Baca Juga:  Perpecahan di Tubuh PBNU, Kalangan Pesantren Dukung Pemilihan Ketua Umum Baru

“Nah kita monitor itu, persepsinya tiba di publik sama nggak tuh. Kalau tidak sama berarti ada kekurangan komunikasi, diperbaiki. Kita membuat pertimbangan itu buat presiden, bukan kita yang memperbaiki itu ya,” katanya.

Rocky menambahkan, fungsi Wantimpres bertumpu pada tanggung jawab etis masing-masing anggotanya. Dewan tersebut, kata dia, harus mampu mengambil jarak dari persoalan konkret sehari-hari untuk melihat persoalan secara lebih menyeluruh.

“Pesan khusus diberikan oleh Pak Presiden bahwa dewan pertimbangan punya kedudukan etis, bukan teknis. Apa itu kedudukan etis? Kemampuan untuk melihat ekses-ekses dari kebijakan dan memberi pertimbangan tentang arah dari kebijakan itu supaya sesuai dengan visi presiden,” tutur Rocky.

Dia menegaskan, posisi tersebut membuat Wantimpres berbeda dari penasihat khusus Presiden yang menangani bidang teknis tertentu.

“Teknis ada penasihat khusus Pak Presiden tentang luar negeri, tentang pertahanan segala macam. Tapi ini dewan yang diisi oleh orang-orang dengan kapasitas,” kata Rocky.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama
Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra
IPW: Setelah Gebrakan Radikal Ganti 19 Kapolda, Kini Saatnya Kapolri Suyudi Fokus Benahi Pelayanan Publik
Ekonom INDEF Didik J Rachbini Sebut Sidang MK Buktikan Drama Politik dan Berakhirnya “Shadow Politics” Jokowi
Prabowo Jokowi Makan Malam Bersama Saat Putusan Sidang MK
MK Nyatakan Wapres Gibran Tidak Miliki Ijazah Setara SMA Luar Negeri
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto
Amnesty International Kecam Kekerasan Terhadap Fungsionaris BEM UI, Desak Kapolri Usut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:01 WIB

IPW: Setelah Gebrakan Radikal Ganti 19 Kapolda, Kini Saatnya Kapolri Suyudi Fokus Benahi Pelayanan Publik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Ekonom INDEF Didik J Rachbini Sebut Sidang MK Buktikan Drama Politik dan Berakhirnya “Shadow Politics” Jokowi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:56 WIB

Prabowo Jokowi Makan Malam Bersama Saat Putusan Sidang MK

Berita Terbaru