DPR: Manfaatkan Media Sosial dalam Bisnis UMKM

- Editor

Rabu, 10 Mei 2023 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meutya Hafid saat menjadi keynote speakernya di webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Strategi Pengembangan UMKM Melalui Media Sosial, yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (10/5).

Meutya Hafid saat menjadi keynote speakernya di webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Strategi Pengembangan UMKM Melalui Media Sosial, yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (10/5).

JAKARTA, Mediakarya  – Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid mengatakan media sosial bisa menjadi sarana yang efektif untuk memasarkan produk-produk milik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pasalnya, pemasaran lewat media sosial bisa menjangkau khalayak yang lebih luas. Selain itu, biaya promosi lewat media sosial jauh lebih murah ketimbang iklan berbayar.

“Keterlibatan pelanggan menjadi lebih besar. Dengan menggunakan media sosial, pelaku UMKM dapat berinteraksi dengan pelanggan dan mendapatkan umpan balik langsung tentang produk atau layanan yang mereka tawarkan,” ujar Meutya Hafid dalam keynote speakernya di webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Strategi Pengembangan UMKM Melalui Media Sosial, yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (10/5).

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek.

Adapun nara sumber webinar ini adalah, Dirjen Aptika Kemkominfo, Semuel A Pangerapan dan Founder & CEO Depatu, Angeline Tanty.

Meutya Hafid yang juga politisi senior Partai Golkar itu selanjutnya memberikan sejumlah tips bagi pelaku UMKM untuk mengoptimalkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran. Pertama adalah dengan membuat akun bisnis yang memungkinkan UMKM mendapatkan fitur yang lebih optimal untuk memasarkan produk. Lalu, membuat konten yang menarik mengenai produk-produk yang hendak dijual.

Baca Juga:  Generasi Milenial Jadi Harapan Kemajuan Digitalisasi UMKM

Di tempat yang sama, Founder & CEO Depatu, Angeline Tanty mengatakan bisnis startup cukup menjanjikan, khususnya bagi anak-anak muda yang tidak pesimis dan tidak takut gagal untuk berwirausaha.

“Startup itu sangat unik, dengan membuka Startup sendiri itu kita berarti mencoba untuk mandiri,” katanya.

Tak dapat dipungkiri juga, lanjut Angeline, tantangan berbisnis startup juga banyak, bisa berupa modal usaha, loyalitas tenaga kerja, dan pengetahuan tentang berbagai hal.

“Saya ingin anak muda itu bisa maju terus kembangkan apa yang kalian lakukan, majukan negeri ini lalu sejahterakan masyarakat yang kurang beruntung, dan kita harus berbagi. Kunci sukses itu jangan takut gagal, efektifkan waktu dan kreatif,” ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Aptika Kemkominfo, Samuel A Pangerapan mengatakan Perkembangan digitalisasi di Indonesia berkembang sangat signifikan dan mampu mendorong terciptanya ekosistem digital yang baik dalam beberapa tahun belakangan ini.

Ditambah dengan adanya dorongan pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak awal tahun 2020 telah meningkatkan penggunaan internet dan mempercepat adopsi digital pada kegiatan sehari-sehari.

Pemerintah, kata Semuel, mendorong masyarakat untuk dapat beradaptasi menggunakan aplikasi digital dan meningkatkan kompetensi digital masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Bos Charta Politika Ungkap Dipanggil Prabowo Lewat Seskab Teddy, Tolak Tawaran Jabatan
Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga
Haidar Alwi Apresiasi Langkah KSP Listyo Sigit  Tempatkan Lapangan Kerja dan Cegah PHK di Jantung Industrialisasi Nasional
INDEF GTI Desak Pemerintah Fokus Insentif BEV, Bukan Hybrid: Tiap Mobil Listrik Berarti Satu Kendaraan Tak Antre BBM
Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
Daksinapati UI: Topografi Hukum Berubah, Era Geng Solo Tak Kebal Hukum Berakhir
MUI dan Kemenag Didesak Boikot Ceramah Alwi Assegaf: Dakwahnya Transaksional, Nodai Agama
Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Bos Charta Politika Ungkap Dipanggil Prabowo Lewat Seskab Teddy, Tolak Tawaran Jabatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Haidar Alwi Apresiasi Langkah KSP Listyo Sigit  Tempatkan Lapangan Kerja dan Cegah PHK di Jantung Industrialisasi Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:52 WIB

INDEF GTI Desak Pemerintah Fokus Insentif BEV, Bukan Hybrid: Tiap Mobil Listrik Berarti Satu Kendaraan Tak Antre BBM

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Daksinapati UI: Topografi Hukum Berubah, Era Geng Solo Tak Kebal Hukum Berakhir

Berita Terbaru