Evaluasi e-KTP, Komisi II DPR RI Sambangi Kota Bekasi

- Editor

Selasa, 5 Oktober 2021 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi II DPR RI mendatangi Kota Bekasi untuk lakukan evaluasi e-KTP

Komisi II DPR RI mendatangi Kota Bekasi untuk lakukan evaluasi e-KTP

KOTA BEKASI, Mediakarya – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bersama dengan Direktorat Jendral Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Disdukcapil) mengunjungi Pemerintah Kota Bekasi dalam rangka kunjungan kerja terkait evaluasi e-KTP di Ruang Media Centre, Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi.

Ketua Tim sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menanyakan sistem e-KTP yang ada di Kota Bekasi.

Ia mengungkapkan, Kota Bekasi sudah cukup baik pelayanan publiknya, dengan adanya Mall Pelayanan Publik (MPP), Sistem Pemantauan dari RT dan RW, hingga proteksi data e-KTP sudah berjalan baik.

“Kota yang sudah tersistem dengan baik, tinggal menjalankan berbagai macam elektronik media dengan memudahkan pelayanan warga. Sehingga kami ingin mempelajari sistem terbaik di Kota Bekasi,” akunya.

“Terima kasih atas penerimaan kunker kami di Kota Bekasi,” tambahnya.

Menurutnya, kunjungan kali ini merupakam kunjungan spesifik, yaitu seputar Kartu Elektronik Tanda penduduk elektronik (e-KTP).

“Kami sudah mengunjungi beberapa daerah, karena dianggap perlu dicek secara terus menerus. Dan masalah KTP merupakan masalah klasik di berbagai daerah, ketika timbul masalah baru biasanya karena database belum terintegrasi dengan baik. Melihat beberapa orang merasa tidak mendapatkan bantuan, di pihak lain malah dianggap selalu diuntungkan dan ketika dilihat lebih jauh ternyata hanya permasalahan database yang belum terupdate,” paparnya.

Baca Juga:  Anggota DPR Harap Dialog Ganjar dan Warga Wadas Temukan Solusi

Dalam kunjungannya tersebut, dirinya berharap agar sistem database harus terintegrasi dengan baik, dimulai dari penataan sistem e-KTP terstruktur.

Selanjutnya, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, mengenai pelayanan yang ada di Kota Bekasi, saat ini di Kota Bekasi sudah ada Mall Pelayanan Publik (MPP) dan 3 Gerai Pelayanan Publik (GPP) dibeberapa titik yang strategis.

“Fungsinya sebagai pelayanan bagi warga agar tidak harus membuat kebutuhan harus datang ke kantor dinas, karena sudah tersistem dan terkoordinasi melalui semua kantor untuk memudahkan warganya. Selain itu, tiap RW terdapat Satuan Tugas (Satgas) Pamor yang turun langsung ke warga untuk pelayanan dimasing-masing wilayah, jika ada kendala bisa langsung terhubung oleh Pamor,” tegas Wali Kota.

Sementara itu, Kadisdukcapil Kota Bekasi, Taufiq R. Hidayat, memaparkan mengenai permasalahan yang terus muncul dan berulang seperti calo atau pungli, perekeman biometrik dan blanko yang terbatas.

“Di Kota Bekasi sudah ada aplikasi e-Open (Elektronik Online Pelayanan Kependudukan) sesuai dengan Keputusan Wali Kota Nomor : 470Kep.609-Disdukcapil/XII/2020 hingga pendistribusian pelayanan di 12 Kecamatan tidak tersentralisasi di Kantor Disdukcapil,” ungkapnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir
Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal
Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat
Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah
Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama
Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra
Negara Darurat Cognitif Reselience

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah

Berita Terbaru

PAM JAYA raih predikat 'sangat baik',

Ekonomi & Bisnis

Raih Predikat ‘Sangat Baik’, GCG PAM JAYA Meningkat Signifikan

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:13 WIB