Fenomena Flexing Gaya Hidup Hedonis Pejabat Picu Kesenjangan Sosial

- Editor

Jumat, 5 September 2025 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wibisono, Pengamat Militer yang juga Ketua Dewan Pembina Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Indonesia.

Wibisono, Pengamat Militer yang juga Ketua Dewan Pembina Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Indonesia.

Oleh: Wibisono

Akhir akhir ini publik sering disuguhi gaya hedonis (hidup mewah) dan anak Milineal menyebutnya dengan istilah Flexing , banyak dilakukan oleh pejabat dan selebritis tanah air, Flexing adalah istilah bahasa gaul untuk perilaku memamerkan kekayaan, gaya hidup mewah, atau pencapaian di media sosial dengan tujuan mendapatkan perhatian, pengakuan, atau membuat orang lain iri. Tren ini dapat mendorong konsumerisme berlebihan, menimbulkan kecemburuan sosial, dan bahkan menciptakan citra diri yang palsu atau tidak pada hidup yang sederhana, sehingga menimbulkan rasa iri dan cemburu dimasyarakat.

Salah satu faktor pendorong perilaku korupsi di Indonesia sangat beragam. Salah satunya adalah gaya hidup bermewah-mewahan yang mengacu pada kesenangan material. Hal tersebut sesuai dengan kenyataan bahwa korupsi merupakan salah satu dampak yang diakibatkan dari gaya hidup hedonisme. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya kasus korupsi yang dilakukan oleh para pelaku koruptor.

Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman yang penuh dengan kemajuan teknologi yang memiliki pengaruh besar terhadap globalisasi dan dampak budaya negatif tanpa kita sadari. Tentunya, adanya globalisasi dan modernisasi berpengaruh terhadap negara-negara di dunia termasuk negara Indonesia.

Istilah hedonisme berasal dari bahasa Yunani kuno yang berarti “kesenangan”. Namun, ada beberapa varian hedonisme yang dianut oleh masyarakat.

Baca Juga:  Bila MK Kabulkan Gugatan Usia Pensiunan Prajurit, Banyak Perwira Yang Lamban Naik Jabatan

Misalnya, hedonisme motivasional yang mengklaim perilaku manusia didorong oleh penghindaran rasa sakit dan mengejar kesenangan.Sementara, hedonisme etis menyatakan kesenangan adalah nilai tertinggi kemanusiaan, dan rasa sakit tidak ada nilainya.

Ide ini mengarah pada berkembangnya utilitarianisme. Sebuah teori pengambilan keputusan etis yang menentukan apa yang baik dan benar sesuai dengan kebahagiaan bagi sebagian besar orang.

Singkatnya, hedonisme adalah pandangan atau filosofi yang menyatakan kesenangan dan kebahagiaan adalah tujuan utama dalam hidup. Menurut paham ini, tindakan dinilai baik jika menghasilkan kesenangan, sementara tindakan penyebab rasa sakit dianggap buruk.

Hedonisme sering dikaitkan dengan mengejar kesenangan fisik, emosional, atau material sebagai bentuk kebahagiaan. Dalam konteks modern, hedonisme dikaitkan dengan gaya hidup konsumtif dan pengejaran kesenangan instan, yang dapat menimbulkan dampak negatif.

Masyarakat Indonesia masih jauh dari sejahtera, kesenjangan sosial yang begitu tinggi mengakibatkan kecemburuan sosial, dan seharusnya sebagai pejabat dan selebritis mempunyai kepekaan terhadap kondisi ini, sehingga peristiwa penjarahan pada pejabat wakil rakyat dan pejabat tidak terjadi lagi.

Penulis: Pembina Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Patronase Politik Jadi Kunci Konsolidasi
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Nasib MK dan Pencarian Keadilan Konstitusional: Rakyat Menunggu Bukti Terverifikasi
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu
Alami Kerusakan Perahu Saat Melaut, Nelayan Nias Selatan Berhasil Ditemukan Selamat
Manuver Golkar di RUU Pemilu: Usul Dapil Nasional, Caleg Gagal Bisa Tetap Jadi DPR
Pakar Imbau Elit Golkar Responsif Sikapi Wacana Eksodus Kader di Jabar
Nurani di Ujung Jabatan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:38 WIB

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Patronase Politik Jadi Kunci Konsolidasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Nasib MK dan Pencarian Keadilan Konstitusional: Rakyat Menunggu Bukti Terverifikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Alami Kerusakan Perahu Saat Melaut, Nelayan Nias Selatan Berhasil Ditemukan Selamat

Berita Terbaru