Gerak Cepat Tangani Bencana NTT, Pangkogabwilhan II dan Mentan Cek Kesiapan Posko

- Editor

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkogabwilhan II dan Mentan Andi Amran Sulaiman meninjau posko bencana NTT serta memastikan kesiapan dan distribusi bantuan bagi warga terdampak. (Foto: ist)

Pangkogabwilhan II dan Mentan Andi Amran Sulaiman meninjau posko bencana NTT serta memastikan kesiapan dan distribusi bantuan bagi warga terdampak. (Foto: ist)

NTT, Mediakarya — Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Pangkogabwilhan II) Marsekal Madya TNI Muzafar, S.Sos., M.M., bersama Menteri Pertanian RI Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., meninjau posko penanganan bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengecek kesiapan posko sekaligus memastikan pendistribusian bantuan bagi masyarakat terdampak bencana berjalan dengan baik.

Dalam peninjauan itu, keduanya melihat langsung kondisi posko, kesiapan personel dan sarana pendukung, ketersediaan logistik, serta mekanisme distribusi bantuan kepada masyarakat.

Pangkogabwilhan II dan Menteri Pertanian juga memantau bantuan yang telah disiapkan untuk memastikan proses penyalurannya berjalan efektif dan tepat sasaran.

Peninjauan di lapangan sekaligus menjadi bagian dari penguatan koordinasi antara unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam menangani dampak bencana di NTT.

Pangkogabwilhan II menegaskan bahwa penanganan bencana membutuhkan koordinasi lintas sektor agar kebutuhan masyarakat dapat segera ditangani.

“Penanganan bencana harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Seluruh unsur harus bergerak bersama untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan dan pelayanan yang dibutuhkan,” ujar Muzafar.

Baca Juga:  Pangkogabwilhan II Terima Kenaikan Pangkat, Panglima TNI Tekankan Profesionalisme Perwira Tinggi

Kogabwilhan II, lanjutnya, terus mendukung langkah pemerintah dalam penanganan bencana dengan bersinergi bersama TNI-Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait.

Sinergi tersebut mencakup berbagai tahapan penanganan, mulai dari evakuasi dan distribusi bantuan hingga upaya pemulihan wilayah terdampak.

Pengecekan posko juga dilakukan untuk memastikan sarana pendukung dan kebutuhan logistik tersedia sesuai dengan kondisi di lapangan. Mekanisme distribusi bantuan menjadi salah satu perhatian agar bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.

Koordinasi antarlembaga dinilai penting mengingat penanganan bencana tidak hanya membutuhkan bantuan logistik, tetapi juga kesiapan personel, sarana pendukung, serta pelayanan kepada masyarakat terdampak.

Kehadiran unsur pemerintah dan TNI di lapangan diharapkan dapat mempercepat penanganan kondisi darurat sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat dan wilayah terdampak bencana di NTT.

Melalui koordinasi antara TNI, pemerintah, pemerintah daerah, dan instansi terkait, penanganan bencana terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan serta kebutuhan masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban warga terdampak sekaligus mempercepat pemulihan hingga kondisi wilayah kembali stabil. (eng)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

NCW Bongkar 4 Modus Sunat Dana KIP-Kuliah: Tahan ATM Mahasiswa hingga Jual-Beli Kuota Jutaan Rupiah
Pakar Komunikasi Sebut Aksi Mahasiswa di Dua Tahun Prabowo-Gibran Bukan Penolakan, Tapi Peta Jalan Pemerintahan
PDIP Tolak Keras Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat KDMP
Refleksi 62 Tahun Golkar, Adi Yunansyah: Momentum Kembalikan Doktrin Kekaryaan
Yunarto Wijaya Bongkar Manuver Prabowo Copot Orang Dekat Jokowi, Permainan Cantik Itu Karena Kecanggihan Sang Operator
Soal UU Pemilu Wajib Diusung 2 Partai DPR, Saiful Mujani Prediksi Hanya 3 Pasangan Capres, Prabowo-Puan vs AHY-Anies Menguat
Dua Tahun Prabowo-Gibran, BEM Nusantara DKI Jakarta Desak Evaluasi Total: Jangan Cuma Bangun Narasi Keberhasilan
Islah Bahrawi Skakmat Tudingan Jokowi Soal Operasi Intelijen Diskreditkan Gibran, Kebiasaan Lama Tutupi Kejahatan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:13 WIB

NCW Bongkar 4 Modus Sunat Dana KIP-Kuliah: Tahan ATM Mahasiswa hingga Jual-Beli Kuota Jutaan Rupiah

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:15 WIB

PDIP Tolak Keras Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat KDMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Refleksi 62 Tahun Golkar, Adi Yunansyah: Momentum Kembalikan Doktrin Kekaryaan

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Yunarto Wijaya Bongkar Manuver Prabowo Copot Orang Dekat Jokowi, Permainan Cantik Itu Karena Kecanggihan Sang Operator

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Soal UU Pemilu Wajib Diusung 2 Partai DPR, Saiful Mujani Prediksi Hanya 3 Pasangan Capres, Prabowo-Puan vs AHY-Anies Menguat

Berita Terbaru

Opini

Di Bawah Payung Ortodoksi Ekonomi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:03 WIB