GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu

- Editor

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Bekasi menyayangkan kinerja Disnaker kota Bekasi yang dianggap ragu dalam melakukan penindakan terhadap PT bodong yang diduga melakukan modus penipuan lowongan kerja.

Ketua DPC GMNI Kota Bekasi, Nicolas Tamba, mengatakan bahwa pada tanggal 30 September 2026.

“Kami bersama korban dan pihak Disnaker sudah mendatangi tempat beroperasinya PT bodong tersebut melakukan sidak bersama,” kata Nicolas.

Terbukti, bahwa legalitas dari PT tersebut tidak ada, bahkan bukti uang yang diminta kepada korban senilai Rp2.500.000 juga sudah diperlihatkan.

“Hingga dihari yang sama kami juga mendampingi korban untuk membuka laporan polisi ke polres metro Bekasi kota,” ungkap dia.

Namun sayang hingga hari ini tidak ada langkah penindakan ataupun pencegahan yang dilakukan oleh Disnaker kota Bekasi terhadap terduga pelaku penipuan kerja tersebut, tempat tersebut yang berlokasi di Jl. Cut Mutia Bekasi Timur masih beroperasinal dan melakukan aktivitas rekrutmen kerja.

Baca Juga:  Kota Bekasi Akan Segera Buka Gerai Vaksin Di Mall

Pasca sidak dilakukan, Nicolas mengaku selalu berkoordinasi dengan pihak Disnaker terkait tindaklanjut dari Disnaker dalam menyikapi hal ini.

“Namun Disnaker hanya menjawab sedang berkoordinasi dengan Pemprov Jawa barat karena kami tidak bisa melakukan penindakan,” katanya.

Ia mengaku kecewa dengan Disnaker Kota Bekasi , karena ia menilai jawaban mereka terlalu normatif dan cenderung administratif, sedangkan hak korban belum dikembalikan.

Padahal, kata dia, banyak informasi-informasi dari masyarakat yang masuk kepadanya bahwa tempat tersebut memang sudah familiar melakukan aktivitas penipuan seperti itu.

Artinya korban bisa jadi bukan hanya satu, dan hari ini kalau hal ini dibiarkan terus tempat itu beroperasi, tidak ada tindakan tegas bahkan Disnaker kota Bekasi dan tidak berani melakukan release hasil sidak yang sudah dilakukan.

“Sama saja Disnaker membiarkan korban terus bertambah, tutup Nico kepada awak media,” pungkasnya.(Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Sakti! Sudah Diminta Plt Bupati Bekasi Hadir, Donny Sirait Tetap Tak Mau Temui Massa Wartawan, Cuma Kirim Kuasa Hukum
Ikut Aksi, Prabu Peduli Lingkungan dan Pokja Wartawan Setu Desak Kepala DLH Donny Sirait Dicopot
Empat Kali Aksi Belum Ada Penyelesaian, Warga Ciangsana Soal Tanah Kota Wisata Ecovia Siap Geruduk DPR RI dan Istana
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Jangkau Milenial dan Gen Z, Film Ageman Jadi Media Edukasi Toleransi di UIN Raden Intan
Proses Terus Berjalan, Puspaga Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Seksual
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:59 WIB

GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Sakti! Sudah Diminta Plt Bupati Bekasi Hadir, Donny Sirait Tetap Tak Mau Temui Massa Wartawan, Cuma Kirim Kuasa Hukum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Ikut Aksi, Prabu Peduli Lingkungan dan Pokja Wartawan Setu Desak Kepala DLH Donny Sirait Dicopot

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:47 WIB

Empat Kali Aksi Belum Ada Penyelesaian, Warga Ciangsana Soal Tanah Kota Wisata Ecovia Siap Geruduk DPR RI dan Istana

Berita Terbaru