Hadi Tjahjanto Minta Kopassus Tingkatkan Profesionalitas Prajurit

- Editor

Rabu, 17 April 2024 - 01:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Hadi Tjahjanto meminta jajaran Komando Pasukan Khusus (Kopassus) semakin meningkatkan profesionalisme prajurit di usia yang menginjak ke 72 tahun.

“Di usia yang semakin matang ini tingkatkan terus profesionalisme prajurit komando dengan berlatih, berlatih dan berlatih,” kata Hadi saat mengucapkan selamat ulang tahun kepada Kopassus yang ke 72 dalam video yang diunggah di akun Instagram @hadi.tjhajanto, Selasa.

Menurut Hadi yang juga sempat menjabat sebagai Panglima TNI ini, Kopassus telah menorehkan banyak prestasi dan sukses menyelesaikan misi penting kenegaraan.

Kopassus juga dianggap Hadi sukses menjadi salah satu pasukan senyap yang disegani di mata dunia. Karenanya, dia berharap prestasi dalam menyelesaikan misi dengan sempurna itu terus dibudayakan Kopassus.

Hadi juga mengingatkan kepada jajaran Kopassus untuk selalu memberikan yang terbaik dalam menjaga kedaulatan NKRI.

“Selamat hari ulang tahun ke 72 kepada segenap prajurit dan keluarga besar Kopassus di mana pun berada dan bertugas. Camkan bahwa keunggulan mu adalah kesenyapan mu. Berani, benar dan berhasil, Komando,” kata Hadi menutup ucapan selamatnya di dalam video, dilansir dari antara.

Untuk diketahui, hari ini (16/4) merupakan hari lahirnya Kopassus tepatnya pada tahun 1952. Pembentukan Kopassus tersebut bermula dari adanya peristiwa pemberontakan yang dilakukan kelompok bernama Republik Maluku Selatan (RMS) tahun 1950.

Baca Juga:  DPRD Bogor Beri Sejumlah Rekomendasi Atas LKPj Bupati Tahun 2022

Kelompok ini pun berhasil ditumpas oleh pasukan yang dikerahkan Panglima Teritorium III Kolonel A.E. Kawilarang. Namun operasi menumpas RMS memakan cukup banyak korban dari TNI.

Padahal, RMS sendiri miliki kekuatan militer yang jauh lebih kecil dari pada TNI. Hal ini yang menyadarkan TNI bahwa strategi perang, taktik dan keahlian perorangan yang mumpuni penting untuk melakukan serangan yang efektif dan efisien.

Peristiwa inilah yang mengilhami Letkol Slamet Riyadi untuk membentuk pasukan khusus yang memiliki keahlian taktik perang tinggi serta personel dengan kemampuan di atas rata-rata.

Gagasan ini pun disambut baik oleh Kolonel A.E. Kawilarang sehingga terbentuk Kesatuan Komando Teritorium III pada 16 April 1952 yang menjadi cikal-bakal Kopassus. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Etos Indonesia: Di Tangan Bahlil Golkar Dipola Semaunya, Adopsi Gaya Jokowi
Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa
Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir
Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Etos Indonesia: Di Tangan Bahlil Golkar Dipola Semaunya, Adopsi Gaya Jokowi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB

GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya

Berita Terbaru