Hujatan Giring Tidak Akan Redupkan Elektabilitas Anies

- Editor

Selasa, 28 Desember 2021 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Beberapa pekan ini konstelasi politik nasional diramaikan dengan pernyataan tendesius Giring Ganesha atau Giring Nidji, Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menyebut bahwa jangan pilih pemimpin pembohong. Hal tersebut dikatakan Giring saat memperingati Hari Ulang Tahun PSI ke-7 yang dihadiri Presiden Joko Widodo.

Meski Giring sendiri tidak gamblang menjelaskan siapa yang dimaksud pembohong itu, namun asumsi publik sudah dapat menangkap bahwa orang yang dimaksud oleh politisi muda yang baru masuk panggung politik itu adalah gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Terkait dengan pidato politik Giring saat memperingati Hari Ulang Tahun PSI ke-7 itu, saya menilai pernyataan itu sebenarnya biasa saja. Namun karena diucapkan di depan Jokowi sehingga menjadi perhatian publik,” ujar Direktur eksekutif center for public policy studies (CPPS) Indonesia, Bambang Istianto kepada Mediakarya, Selasa (28/12/2021).

Bambang berpandangan bahwa dengan sidiran Giring terhadap Anies, tidak akan mempengaruhi elektabilitas orang nomor satu di DKI Jakarta itu turun. Justru, kata dia, Giring sendiri tengah mempertontonkan kelemahan pribadinya sebagai politisi muda yang tidak memahami dialektika politik.

Sebagai sosok yang pemimpin yang rendah hati dan low profile sebagaimana gaya Jokowi ketika awal datang ke Ibu Kota, Bambang menilai elektabilitas Anies bakal terdongkrak.

Baca Juga:  Wacana Bergabungnya Sandi ke PPP, Pengamat: Lebih Baik Pindah Partai Daripada Meninggalkan Pendukung usai Pilpres

“Sebab, karakter santun dan humbel sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, jika trend kepemimpinan Anies semakin populer maka peluang maju pada Pilpres 2024 mendatang kian terbuka,” ucap Bambang.

Lebih lanjut, meski PSI berusaha membendung laju elektabilitas Anies, dengan berbagai upaya serangan dan opini yang dilakukan. Hal itu akan sia-sia. Bahkan beberapa kali setiap mantan vokalis Nidji menyerang Anies secara personal, netizen justru ramai-ramai membela Anies.

“Sebab, psikopolitik masyarakat Indonesia, setiap tokoh yang dicoba dibunuh karakternya tanpa dasar dan apalagi didasari oleh sentimen pribadi pada umumnya tokoh tersebut semakin kuat,” tambah Bambang.

Karena itu dirinya menyarankan, sebagai politisi muda seperti Giring seyogyanya elegan dalam berpolitik, selain itu mengedepankan intelektualnya sebagai ketua partai, dibanding menebar kebencian secara personal.

“Tapi saya menilai bahwa karakter orang panggung pada umumnya hanya sensasi saja setelah itu ditinggalkan oleh penontonnya. Sedang Anies akan terus melenggang dan semakin kuat tak terbendung,” pungkas Bambang. **

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu
Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS
Pengamat: Usia Panjang Golkar Belum Jamin Jadi Partai Rakyat, Masih Bertumpu pada Elite dan Kekuasaan
Elektabilitas Salip Prabowo, Prabu Foundation Sarankan KDM Tinggalkan Gerindra: Kembali ke GolkarĀ 
Dari Pemenang Pileg Jadi Korban Reshuffle: Nasib Tragis Kader Golkar Jabar

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Pengamat: Usia Panjang Golkar Belum Jamin Jadi Partai Rakyat, Masih Bertumpu pada Elite dan Kekuasaan

Berita Terbaru