HUT TNI AL Ke-79, Pengamat Militer: Sudah Saatnya TNI Miliki Kapal Induk

- Editor

Kamis, 12 September 2024 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) jatuh setiap tanggal 10 September. Garda terdepan pelindung laut Indonesia ini merayakan hari jadinya yang ke-79 pada Selasa, (10/9/2024).

Peringatan ulang tahun TNI AL dipusatkan di Jakarta dan dipimpin langsung oleh Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, dan bertempat di Geladak Heli KRI dr. Widyodiningrat-992 yang berlayar di teluk Jakarta.

Namun, ada yang berbeda dari perayaan HUT ke-79 TNI AL kali ini. Alih-alih melakukan seremoni besar di pangkalan militer seperti tahun-tahun sebelumnya, seremoni HUT ke-79 TNI AL justru digelar di atas kapal perang yang sedang berlayar.

Menurut pengamat militer Wibisono mengatakan peringatan kali ini sangat berbeda dan Angkatan Laut bisa menampilkan kekuatan militer di laut secara terbuka.

Baca Juga:  BNPT: Mahasiswa harus waspadai kelompok pemecah belah bangsa

“Banyak atraksi menarik. Penampilan atraksi dari prajurit TNI AL dalam HUT ke-79 TNI AL, mengusung tema “Dengan Semangat Jalesveva Jayamahe, TNI AL Siap Mewujudkan Nusantara Baru Indonesia Maju”, peringatan HUT ke-79 TNI AL menampilkan banyak atraksi menarik,” ujar Wibisono, dalam keterangannya, Kamis (12/9/2024).

Wibi sangat mengapresiasi terhadap Kepala staff Angkatan Laut (KASAL) laksamana Muhammad Ali yang telah merayakan ulang tahun TNI Angkatan Laut dengan meriah dan berani tampil beda dilakukan di atas kapal yang sedang berlayar.

“Kedepannya kekuatan angkatan Laut harus lebih maju dalam hal pengadaan alutsista dan kapal perang, dan sudah saatnya Angkatan Laut punya kapal induk dan perbanyak kapal perang untuk bisa mengamankan wilayah laut Indonesia, Dirgahayu TNI angkatan Laut,Jalesveva Jayamahe.” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Golkar di Ujung Badai, Rapor Merah Bahlil dan Rentetan Kasus Korupsi Kader Jadi Alarm Keras
FAST Desak KPK Bongkar Dalang di Balik Mangkirnya Nusron Wahid, Diduga Berlindung di Balik Ormas
Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu
Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS
Pengamat: Usia Panjang Golkar Belum Jamin Jadi Partai Rakyat, Masih Bertumpu pada Elite dan Kekuasaan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Golkar di Ujung Badai, Rapor Merah Bahlil dan Rentetan Kasus Korupsi Kader Jadi Alarm Keras

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

FAST Desak KPK Bongkar Dalang di Balik Mangkirnya Nusron Wahid, Diduga Berlindung di Balik Ormas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat

Berita Terbaru