JAKARTA, Mediakarya — Institut Teknologi PLN (ITPLN) kembali menjalani audit surveillance ISO sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam menjaga mutu pendidikan tinggi dan tata kelola institusi. Audit dilakukan oleh PT Sucofindo (Persero) terhadap penerapan ISO 21001:2018 Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP) serta ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu.
Wakil Rektor I ITPLN, Prof. Dr. Susy Fatena Rostiyanti, ST., M.Sc., menegaskan bahwa audit surveillance kedua ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh standar mutu yang telah disertifikasi benar-benar diterapkan secara konsisten di lingkungan kampus.
“Surveillance kedua ini bertujuan memastikan sertifikat ISO yang berlaku selama tiga tahun benar-benar dijalankan dalam seluruh aktivitas kampus sesuai ketentuan yang ada,” ujar Susy di Kampus ITPLN, Kamis (5/2/2026).
Ia menjelaskan, audit tersebut juga menjadi bagian dari persiapan ITPLN menjelang berakhirnya masa berlaku sertifikat ISO pada Oktober 2026. Melalui audit ini, ITPLN menargetkan dapat kembali memperoleh sertifikasi ulang (resertifikasi).
“Kami ingin memastikan capaian yang diraih dua tahun lalu tidak hanya dipertahankan, tetapi juga ditingkatkan. Harapannya, ITPLN dapat kembali diresertifikasi sebagai institusi yang konsisten menerapkan sistem manajemen mutu sesuai standar ISO,” kata Susy.
