Ahsin menegaskan, sosialisasi PMB ITPLN tidak sekadar mengenalkan institusi pendidikan, tetapi juga menjadi sarana membangun jejaring dengan sekolah dan daerah untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja sektor energi berkelanjutan.
“ITPLN hadir untuk menjawab tantangan green jobs dengan mempersiapkan talenta terbaik dari daerah,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Sekretaris YPK PLN Amiruddin Ginting, Direktur Training Center ITPLN Suharto Wiranu, serta Manajer Pemasaran dan Admisi ITPLN Andi Dahroni, bersama jajaran manajemen ITPLN lainnya yang terlibat langsung dalam sesi dialog dengan siswa dan tenaga pendidik.
ITPLN juga mengungkapkan rencana strategis pembukaan kelas satelit atau Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di sejumlah daerah, termasuk Sumatra Utara, guna memperluas akses pendidikan energi tanpa harus ke Jakarta.
“Putra-putra terbaik daerah tidak harus kuliah di Jakarta. Ke depan, ITPLN akan membuka kelas satelit agar mereka bisa berkembang dari daerahnya sendiri,” ujar Ahsin.




