Beranda / Hukum / Janji Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dispora Sebelum Akhir Tahun, Kejari Kota Bekasi Dituding PHP

Janji Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dispora Sebelum Akhir Tahun, Kejari Kota Bekasi Dituding PHP

KOTA BEKASI, Mediakarya – LSM Tri Nusa Kota Bekasi mempertanyakan kinerja Kejaksaan Negeri Kota Bekasi yang berjanji bahwa di akhir tahun ini akan mengungkap kasus pengadaan alat olahraga di dinas pemuda dan olahraga Kota Bekasi.

“Kami mendesak Kejaksaan Agung memberi perhatian kepada kinerja Kejari Kota Bekasi. Kami menduga Kejari Bekasi hanya mengulur waktu dalam penanganan kasus dugaan korupsi di Dispora Kota Bekasi. Janji akan menuntaskan kasus sebelum akhir tahun ternyata hanya pepesan kosong,” ujar Ketua LSM Tri Nisa Bekasi Raya Mandor Baya kepada Mediakarya, Jumat (2712/2024).

Selain itu, Mandor Baya juga mendesak Kejari Bekasi segera memangil Kadis, Camat dan Lurah yang diduga terlibat dalam penggunaan anggaran tersebut.

“Kejari Kota Bekasi jangan hanya PHP. Kami minta pihak-pihak terkait agar segera dipanggil agar kasus ini menjadi terang benderang,” katanya.

Pihaknya juga meminta komitmen Kajari untuk menangani kasus korupsi di Dispora Kota Bekasi.

“Jika hingga tutup tahun ini tidak ada tindak lanjut penanganan kasus di Dispora Kota Bekasi, LSM Tri Nusa akan melakukan aksi di Kejagung dan mendesak agar Jaksa Agung copot Kejari Kita Bekasi,” ancamnya.

Menurutnya, Jumat ini merupakan hari terakhir pelayanan publik. “Oleh karena itu kami mendesak agar Kejari Bekasi segera memanggil para pihak yang diduga ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat olahraga di Dispora Kota Bekasi,” tegasnya

Sebelumnya, Kejari Kota Bekasi terus melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi pengadaan alat-alat olahraga di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi. Kejaksaan berjanji akan mengungkap kasus ini pada penghujung tahun nanti.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi, Imran Yusuf menyampaikan bahwa sejumlah pihak telah dimintai keterangan oleh penyidik terkait dugaan kasus korupsi ini.

“Dapat kami sampaikan, kegiatannya masih berjalan, mungkin di periode akhir-akhir tahun ini kita akan ekspos hasil penyelidikannya, temuannya seperti apa nanti akan kita umumkan kepada masyarakat,” katanya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *