Kades Diduga Selingkuh, Warga Sukadanau Bekasi Demo Kantor Desa

- Editor

Rabu, 24 November 2021 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan warga Desa Sukadanau saat menggelar aksi demo di depan Kantor Desa Sukadanau, Kabupaten Bekasi.

Ratusan warga Desa Sukadanau saat menggelar aksi demo di depan Kantor Desa Sukadanau, Kabupaten Bekasi.

BEKASI, Mediakarya – Kepala Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, didemo ratusan warganya karena diduga selingkuh, Selasa
(23/11/2021). Warga menuntut agar kepala desa dicopot dari jabatannya.

Aksi demo yang juga diikuti warga dari kalangan ibu-ibu ini dilakukan di depan Kantor Desa Sukadanau. Warga menduga kepala desanya berselingkuh dengan isteri dari salah seorang ketua RW di desa tersebut.

“Kami meminta agar kepala Desa Sukadanau segera mundur dari jabatannya dan di-non aktifkan,” kata Usman, salah seorang pendemo.

Ratusan warga itu tidak hanya menggelar aksi demo di kantor desa. Tapi, mereka juga melakukan aksi konvoi di Jalan Raya Perjuangan Cikarang Barat sambil menyuarakan tuntutan mereka.

 

*Warga membawa poster dan berorasi saat demo kepala Desa Sukadanau, Kabupaten Bekasi.*

Baca Juga:  Masa Jabatan Kepala Desa: Antara Pengabdian, Kekuasaan, dan Sara Rakyat

Menurut Usman, warga Desa Sukadanau sudah mengetahui kepala desa yang merupakan bagian dari Pemerintahan Kabupaten Bekasi itu selingkuh itu sejak dua bulan lalu. Bahkan, warga juga sudah melaporkan dugaan kasus tersebut ke pihak kepolisian.

“Kami meminta agar kepala Desa Sukadanau segera mundur dari jabatannya dan di-non aktifkan. Kami sudah melaporkan kasus tersebut ke kepolisian,” kata Usman.

Warga Desa Sukadanau mengancam akan melakukan aksi demo kembali jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Rencananya, aksi demo susulan bakal dilakukan di Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Kami warga Desa Sukadanau akan menuju ke Kantor Pemda Kabupaten Bekasi untuk menggelar aksi yang sama,” katanya. (Sygy)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

PKS TPST Bantargebang Akan Berakhir, Prabu Peduli Lingkungan Minta DKI dan Pemkot Bekasi Utamakan Rehabilitasi Lingkungan
Selisih 121 Suara, Warga Tamansari Pertanyakan Hasil Pilkades di TPS 14
Selamat! Muhammad Irfan dan Santhika Devi Terpilih Jadi Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026
Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung
Perpanjangan PKS TPST Bantargebang Disorot, Sekjen Prabu Peduli Lingkungan Minta Libatkan Masyarakat dan Aktivis
Banyak ‘Gus’ Terseret Korupsi, LPKAN Minta Gelar Dicopot Jika Masuk Pemerintahan
Munjirin Ingatkan Pemilik Gedung Antisipasi Bahaya Kebakaran
Insannul Kamil Tinjau Wind Tunnel Terbesar di Tiongkok, Dorong Transfer Teknologi untuk Industri Konstruksi RI

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 07:26 WIB

PKS TPST Bantargebang Akan Berakhir, Prabu Peduli Lingkungan Minta DKI dan Pemkot Bekasi Utamakan Rehabilitasi Lingkungan

Selasa, 29 September 2026 - 06:48 WIB

Selisih 121 Suara, Warga Tamansari Pertanyakan Hasil Pilkades di TPS 14

Selasa, 29 September 2026 - 00:28 WIB

Selamat! Muhammad Irfan dan Santhika Devi Terpilih Jadi Putra Putri Pariwisata Nusantara 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:53 WIB

Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung

Senin, 28 September 2026 - 17:43 WIB

Perpanjangan PKS TPST Bantargebang Disorot, Sekjen Prabu Peduli Lingkungan Minta Libatkan Masyarakat dan Aktivis

Berita Terbaru