Kapolri Diminta Evaluasi Kinerja Kapolda Riau, Dugaan Praktik Judi di Pekanbaru Disebut Masih Marak

- Editor

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Riau. (Foto: Ist

Polda Riau. (Foto: Ist

PEKANBARU, Mediakarya – Seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku menemukan sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas perjudian di Kota Pekanbaru, Riau.

Berdasarkan hasil investigasi lapangan yang diklaim dilakukan oleh narasumber tersebut, terdapat tiga titik yang disebut masih beroperasi, yakni di kawasan Super 21 Jalan Riau, Pokemon Jalan Riau, dan One Piece Jalan Kuantan.

Menurutnya, keberadaan lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat perjudian tersebut menunjukkan perlunya peningkatan pengawasan dan penindakan oleh aparat penegak hukum di wilayah Riau.

“Jika benar aktivitas tersebut masih berlangsung, maka ini harus menjadi perhatian serius. Aparat penegak hukum perlu melakukan pengecekan dan penindakan sesuai aturan yang berlaku,” ujar narasumber tersebut.

Baca Juga:  Polda Riau Bongkar 435 Kasus Narkoba, 557 Tersangka Diamankan

Ia juga mendesak Kapolri untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja jajaran kepolisian di wilayah Riau apabila ditemukan adanya kelalaian dalam pemberantasan praktik perjudia segera Copot Kapolda Riau selaku pimpinan di wilayah hukumnya.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Kepolisian Daerah Riau terkait klaim dan temuan yang disampaikan narasumber tersebut. Oleh karena itu, informasi ini masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.

Komentar ditutup.

Berita Terkait

KPK Konfirmasi Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus HGB Rp106,3 Miliar
Setahun Lebih Mandek, Kasus Perusakan dan Pencurian Properti Milik Asep Awaludin Masuki Babak Gelar Perkara Khusus
Negara Darurat Cognitif Reselience
Patroli Sat Samapta Polres Nias Selatan, Ciptakan Kamtibmas Kondusif
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto
Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka
Amnesty International Kecam Kekerasan Terhadap Fungsionaris BEM UI, Desak Kapolri Usut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:52 WIB

KPK Konfirmasi Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus HGB Rp106,3 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:28 WIB

Setahun Lebih Mandek, Kasus Perusakan dan Pencurian Properti Milik Asep Awaludin Masuki Babak Gelar Perkara Khusus

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Patroli Sat Samapta Polres Nias Selatan, Ciptakan Kamtibmas Kondusif

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Berita Terbaru

Yudhie Haryono (CEO Nusantara Centre) & Agus Rizal (Ekonom Strukturalis di Nusantara Centre)

Headline

Negara Darurat Cognitif Reselience

Rabu, 7 Okt 2026 - 05:15 WIB