Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat

- Editor

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPP LPKAN Indonesia, Sugiharto, S.E., M.Si.,

Ketua DPP LPKAN Indonesia, Sugiharto, S.E., M.Si.,

JAKARTA, Mediakarya – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (DPP LPKAN) Indonesia mengecam keras dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa yang menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Ketua DPP LPKAN Indonesia, Sugiharto, menegaskan dana bencana adalah uang keselamatan rakyat. Penyalahgunaannya bukan hanya soal kerugian negara, tapi soal moralitas.

“Dugaan penyalahgunaan anggaran penanggulangan bencana harus mendapat perhatian serius karena dana tersebut diperuntukkan bagi keselamatan dan kebutuhan masyarakat terdampak,” tegas Sugiharto, Kamis (15/10/2026).

Pernyataan sikap itu disampaikan menyusul operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (13/10/2026). Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 14 orang. Lima diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Jangan Hanya Berhenti di Lima Tersangka

Sugiharto menilai, jika dugaan itu terbukti, dampaknya sangat fatal. Tidak hanya merugikan keuangan negara, tapi juga berpotensi mengganggu efektivitas penanganan bencana di lapangan.

Karena itu, LPKAN mendesak KPK tidak berhenti di lima tersangka. Pengusutan harus profesional, transparan, dan menyeluruh, termasuk menelusuri aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain berdasarkan alat bukti yang sah.

LPKAN juga secara resmi meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) turun tangan. BPK diminta mempertimbangkan pemeriksaan investigatif terhadap pengelolaan anggaran kebencanaan BNPB periode 2023–2025 sesuai kewenangan.

Baca Juga:  KPK Lantik 43 Pejabat Fungsional Baru

“Pengawasan diperlukan untuk memastikan anggaran kebencanaan digunakan secara tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Sugiharto.

Selain pemeriksaan keuangan, LPKAN mendorong evaluasi total terhadap mekanisme pengadaan barang dan jasa di BNPB, penguatan pengawasan internal, serta perbaikan sistem pertanggungjawaban dana darurat.

Sugiharto menekankan, penegakan hukum harus berjalan tanpa intervensi dengan tetap menghormati hak para tersangka dan menjunjung asas praduga tak bersalah.

“LPKAN akan kawal kasus ini sampai tuntas. Penanganan perkara ini harus menjadi momentum memperkuat transparansi, integritas, dan akuntabilitas pengelolaan anggaran kebencanaan agar dana negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan, perkara tersebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan pengadaan menggunakan DSP. Dari operasi itu, penyidik turut menyita uang tunai sekitar Rp3,3 miliar, logam mulia, dan aset kripto yang masih didalami.

Dalam penyidikannya, KPK sendiri telah mengidentifikasi dua klaster dugaan tindak pidana, yakni benturan kepentingan dalam pengadaan serta dugaan suap.

Sementara itu, BNPB melalui pernyataan resminya menyatakan menghormati proses hukum, bersikap kooperatif, dan tidak akan mengintervensi penyidikan KPK. (Edr)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Proyek Jalan Lingkar Waduk Penjalin-Winduaji Brebes Masuk Mabes Polri, Dugaan Kongkalikong Lelang Diusut
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu
Minta Kapolri Segera Bertindak, LI-TPK Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polres Bogor
P3NU Laporkan Dugaan Aliran Dana Suap ATR/BPN ke KPK, Desak Gus Ipul Dipanggil
KPK Tetapkan 5 Tersangka OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Ditahan
Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS
Sekjen LPKAN Puji Ketegasan Kapolri Suyudi Ario Seto Sikat Narkoba di Jalan Kunti
Pengamat: Usia Panjang Golkar Belum Jamin Jadi Partai Rakyat, Masih Bertumpu pada Elite dan Kekuasaan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Minta Kapolri Segera Bertindak, LI-TPK Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polres Bogor

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:49 WIB

P3NU Laporkan Dugaan Aliran Dana Suap ATR/BPN ke KPK, Desak Gus Ipul Dipanggil

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:10 WIB

KPK Tetapkan 5 Tersangka OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Ditahan

Berita Terbaru