Kehadiran Bus Beken Ancaman bagi Supir Angkot

Demonstrasi ratusan supir angkot di depan Jalan Jend. Ahmad Yani Kota Bekasi (Foto: Gr/mediakarya)

KOTA BEKASI, Mediakarya – Launching moda transportasi darat Bus Trans Bekasi Keren (Beken) di GOR Kota Bekasi, Selasa (10/2/2026), oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, disambut demonstrasi ratusan supir angkot di depan Jalan Jend. Ahmad Yani.

Ketua Organda Kota Bekasi, Indra Hermawan mengatakan, demonstrasi penolakan kehadiran Bus Trans Beken tersebut, merupakan puncak dari kekesalan para supir angkot yang merasa selama ini permasalahan trayek yang dilintasi oleh Trans Beken dianggap mengurangi penghasilan mereka.

“Pada prinsipnya, kami tidak alergi dengan perkembangan zaman dan pembaruan sarana transportasinya, hanya saja sampai saat ini keberadaan angkot ini belum ada arah kebijakan yang menyentuh kepada angkot itu sendiri,” tutur Indra.

Terkait peluncuran Bus Trans Beken ini, maka kehadirannya dianggap menyinggung para supir angkot yang rutenya dilewati oleh bus tersebut.

“Kehadirannya dianggap menyinggung para supir angkot yang kebetulan rutenya dilewati oleh bus tersebut dengan kondisi armada yang masih baru. Dimana letak keadilannya bagi para supir angkot,” katanya.

Indra menuturkan, jika memang Bus Trans Beken tersebut ingin beroperasi di Kota Bekasi, maka pihak Organda dan para supir angkot agar dipertemukan untuk membicarakan mekanisme rutenya seperti apa, tarifnya berapa dan lain sebagainya.

“Minimal kami di Organda dan supir angkot diajak duduk bareng untuk membicarakan mekanismenya seperti apa, agar tidak bersinggungan,” tegas Indra.

Sebelumnya, kata Indra, permasalahan transportasi dengan kehadiran bus serupa belum selesai. Dimana untuk penerapan tarifnya masih belum ditetapkan dan masih digratiskan dan hal ini sudah berjalan hampir 2 tahun.

“Dan hal ini juga menjadi perhatian kami di Organda dan supir angkot karena tarifnya masih digratiskan belum ditetapkan. Bahkan terkesan seperti ditambah lagi masalahnya, yang kemarin belum selesai ditambah lagi dengan ini dan launching Bus Trans Beken-pun kami tidak diberi tahu, tidak diajak ngobrol dan lain sebagainya dan langsung jalan,” ujarnya.

Indra dalam kesempatan tersebut juga mengingatkan Pemkot dan dinas terkait di Kota Bekasi tentang jasa angkot selama ini terhadap ketersediaan sarana transportasi darat bagi warga.

“Ini ada kesan kami seperti ingin ditinggalin, padahal angkot itu jasanya sangat besar di Kota Bekasi,” cetus Indra. (Gr)

Exit mobile version