Kelompok Peternak Mustahik BAZNAS di Garut Bantu Renovasi Masjid dari Hasil Penjualan Ternak Kurban

- Editor

Sabtu, 2 Oktober 2021 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Sebagai ungkapan syukur atas keuntungan penjualan ternak pada Kurban 2021, Peternak mustahik dari Kelompok Barokah di Balai Ternak BAZNAS Garut ikut berkontribusi dalam pembangunan renovasi Masjid Al Karomah di Kampung Cimayif, Desa Karamatwangi, Cisurupan, Garut dengan menyisihkan hasil keuntungan penjualan ternak.

“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi dan mendukung para kelompok peternak Mustahik di Garut yang mampu membantu renovasi Masjid dari hasil penjualan ternak kurban pada Idul Adha lalu,” kata Plt. Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI Wahyu TT Kuncahyo di Jakarta, Kamis (30/9/2021).

Wahyu mengatakan, hal ini membuktikan bahwa Balai Ternak BAZNAS Garut mampu memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Semoga hal ini juga menjadi motivasi bagi Balai Ternak lain untuk terus bersama-sama maju sehingga mampu memberi kebermanfaatan terhadap sesama. Dalam hal ini, tim BAZNAS juga akan selalu melakukan pengawasan serta pelatihan agar para peternak mustahik lebih berdaya,” jelas Wahyu.

Baca Juga:  Sambut Ramadan, PT Kao Indonesia Salurkan Bantuan bagi 39 Masjid melalui BAZNAS RI

Gagan selaku pendamping Program Balai Ternak BAZNAS Garut menyampaikan, ini merupakan inisiatif dan ucapan syukur dari peternak yang mengumpulkan sumbanganĀ  dengan total terkumpul sebanyak Rp5.000.000,00.

“Pada momen kurban tahun ini Kelompok Barokah melakukan penjualan sebanyak 48 ekor domba dan memperoleh keuntungan sebesar Rp38.550.000,00. Dana infak ini disampaikan kepada pengurus masjid untuk selanjutnya digunakan memperbaiki masjid,” katanya.

Sebagai informasi, Kelompok Barokah dari Balai Ternak BAZNAS Garut merupakan salah satu titik pemberdayaan peternak mustahik sejak Desember 2018 dan kini hasil dari modal produktif yang diberikan BAZNAS melalui dana zakat sudah mulai berkembang.

Dampak secara ekonomi telah dirasakan mustahik dan dampak sosial juga dirasakan masyarakat sekitar. Selain itu melalui inisiatif berbagi ini telah terbentuk kemandirian secara mental spiritual kepada peternak. Jika dulunya menerima bantuan zakat sekarang sudah bisa berbagi kepada sekitar.(HDS)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

INDEF GTI Desak Pemerintah Fokus Insentif BEV, Bukan Hybrid: Tiap Mobil Listrik Berarti Satu Kendaraan Tak Antre BBM
Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
Jadi Modus Baru Peredaran Narkoba, Komisi III DPR Dukung Kapolri Gandeng MUI Fatwakan Haram Vape
Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana Raih Penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026
BPKN RI Dorong AED Tersedia di Ruang Publik: Jangan Tunggu Ada Korban Baru Bergerak
Belanja Ratusan Triliun MBG dan Kopdes Merah Putih Belum Mengalirkan Manfaat ke UMKM Lokal
Kadin Luncurkan Buku Putih 2026, Didik Rachbini: Industri Harus Kembali Jadi Lokomotif, Jangan Business As Usual
Ketua BPKN RI: Kelangkaan BBM Tak Boleh Bebani Konsumen, Pemerintah Harus Pastikan Distribusi Lancar

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:52 WIB

INDEF GTI Desak Pemerintah Fokus Insentif BEV, Bukan Hybrid: Tiap Mobil Listrik Berarti Satu Kendaraan Tak Antre BBM

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Jadi Modus Baru Peredaran Narkoba, Komisi III DPR Dukung Kapolri Gandeng MUI Fatwakan Haram Vape

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta Basaria Martha Juliana Raih Penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:52 WIB

BPKN RI Dorong AED Tersedia di Ruang Publik: Jangan Tunggu Ada Korban Baru Bergerak

Berita Terbaru

Opini

Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:35 WIB

Mikhail Adam, Peneliti Ekopol di Nusantara Centre (Foto: Ist)

Opini

Ekopol Konstitusi Itu Peta Jalan Kedaulatan Kita

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:42 WIB