Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin Brebes Disorot, Peserta Pertanyakan Transparansi Evaluasi

- Editor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

BREBES, Mediakarya – Proses lelang Proyek Jalan Poros Lingkar Waduk Penjalin – Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, menjadi sorotan pelaku konstruksi.

Sorotan muncul setelah salah satu peserta, CV Sarana Usaha, menyampaikan sanggahan atas hasil tender yang diumumkan Pokja Pemilihan.

Pemilik CV Sarana Usaha, H. Abdurrahman yang akrab disapa Abah Karman, mempertanyakan transparansi proses evaluasi.

“Kami kecewa dengan hasil pemenang tender. Kami mempertanyakan transparansinya, sejauh mana prosesnya dan bagaimana mekanisme penilaiannya,” ujar Abah Karman di Brebes, Jumat (2/10/2026).

Ia menegaskan tidak mempersoalkan penetapan pemenang, sepanjang seluruh tahapan sesuai ketentuan.

“Dasar penetapan pemenang seperti apa dan bagaimana proses evaluasi terhadap seluruh peserta dilakukan, itu yang perlu dijelaskan,” katanya.

Sanggahan merupakan bagian dari mekanisme resmi pengadaan barang/jasa pemerintah. Karena itu, substansi keberatan dinilai perlu dijawab berdasarkan dokumen tender dan berita acara evaluasi.

Di sisi lain, muncul informasi di kalangan kontraktor bahwa (CV SR) disebut memenangkan tiga paket sekaligus, yakni Paket Lingkar Waduk Penjalin, Paket Taraban, dan Paket Kalinusu. Selain itu beredar informasi perusahaan tersebut berasal dari Sumenep, Madura.

Baca Juga:  Peringati HUT RI Ke-76, Bendera Raksasa Dikibarkan di Laut Nunukan

Secara regulasi, perusahaan dari luar daerah tetap dapat mengikuti tender sepanjang memenuhi syarat administrasi, teknis, pengalaman, dan kemampuan sumber daya. Informasi soal pemborongan tiga paket juga perlu merujuk pada dokumen resmi hasil tender dan tidak serta-merta menunjukkan pelanggaran.

Pelaku konstruksi lokal berharap proses penilaian dilakukan objektif dan akuntabel.

“Kalau memang semua sudah sesuai aturan, tentu tidak ada masalah untuk dijelaskan secara terbuka,” ujar Abah Karman.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas terkait dan Pokja Pemilihan belum memberikan klarifikasi resmi terkait substansi sanggahan dan dasar evaluasi pemenang.

Publik kini menunggu penjelasan terbuka agar polemik lelang proyek yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut dapat dipertanggungjawabkan dan memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi. (Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Lewat Program Polantas Karib, Polres Nias Selatan Tanamkan Kesadaran Berkendara Sejak Dini
Patroli Sat Samapta Polres Nias Selatan, Ciptakan Kamtibmas Kondusif
Polemik Lelang Proyek Jalan Lingkar Waduk Penjalin-Winduaji Brebes Masuki Babak Baru
Perkuat Sinergitas, Wakapolres Nias Selatan Hadiri Upacara Hari Jadi TNI ke-81
Dituding Layani BBM Subsidi Dengan Jerigen, Manajer SPBU di Amandraya Malah Merespons Defensif
Terdampak Asap Pembakaran Sampah, Warga Babelan dan Prabu PL Gelar Diskusi “Stop Bakar Sampah”
Pengurus PDNI Kepulauan Nias Periode 2026-2030 Resmi Dilantik di Teluk Dalam
NCW Endus Dugaan Kongkalikong Lelang Jalan Lingkar Waduk Penjalin, Desak KPK Masuk Brebes

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Lewat Program Polantas Karib, Polres Nias Selatan Tanamkan Kesadaran Berkendara Sejak Dini

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Patroli Sat Samapta Polres Nias Selatan, Ciptakan Kamtibmas Kondusif

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Polemik Lelang Proyek Jalan Lingkar Waduk Penjalin-Winduaji Brebes Masuki Babak Baru

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Perkuat Sinergitas, Wakapolres Nias Selatan Hadiri Upacara Hari Jadi TNI ke-81

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Dituding Layani BBM Subsidi Dengan Jerigen, Manajer SPBU di Amandraya Malah Merespons Defensif

Berita Terbaru