BREBES, Mediakarya – Proses lelang Proyek Jalan Poros Lingkar Waduk Penjalin – Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, menjadi sorotan pelaku konstruksi.
Sorotan muncul setelah salah satu peserta, CV Sarana Usaha, menyampaikan sanggahan atas hasil tender yang diumumkan Pokja Pemilihan.
Pemilik CV Sarana Usaha, H. Abdurrahman yang akrab disapa Abah Karman, mempertanyakan transparansi proses evaluasi.
“Kami kecewa dengan hasil pemenang tender. Kami mempertanyakan transparansinya, sejauh mana prosesnya dan bagaimana mekanisme penilaiannya,” ujar Abah Karman di Brebes, Jumat (2/10/2026).
Ia menegaskan tidak mempersoalkan penetapan pemenang, sepanjang seluruh tahapan sesuai ketentuan.
“Dasar penetapan pemenang seperti apa dan bagaimana proses evaluasi terhadap seluruh peserta dilakukan, itu yang perlu dijelaskan,” katanya.
Sanggahan merupakan bagian dari mekanisme resmi pengadaan barang/jasa pemerintah. Karena itu, substansi keberatan dinilai perlu dijawab berdasarkan dokumen tender dan berita acara evaluasi.
Di sisi lain, muncul informasi di kalangan kontraktor bahwa (CV SR) disebut memenangkan tiga paket sekaligus, yakni Paket Lingkar Waduk Penjalin, Paket Taraban, dan Paket Kalinusu. Selain itu beredar informasi perusahaan tersebut berasal dari Sumenep, Madura.
Secara regulasi, perusahaan dari luar daerah tetap dapat mengikuti tender sepanjang memenuhi syarat administrasi, teknis, pengalaman, dan kemampuan sumber daya. Informasi soal pemborongan tiga paket juga perlu merujuk pada dokumen resmi hasil tender dan tidak serta-merta menunjukkan pelanggaran.
Pelaku konstruksi lokal berharap proses penilaian dilakukan objektif dan akuntabel.
“Kalau memang semua sudah sesuai aturan, tentu tidak ada masalah untuk dijelaskan secara terbuka,” ujar Abah Karman.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas terkait dan Pokja Pemilihan belum memberikan klarifikasi resmi terkait substansi sanggahan dan dasar evaluasi pemenang.
Publik kini menunggu penjelasan terbuka agar polemik lelang proyek yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut dapat dipertanggungjawabkan dan memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi. (Red)









