Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT

- Editor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar (kiri) bersama dengan Direktur OT Group, Dr. Yosua Jap, (kanan)

Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar (kiri) bersama dengan Direktur OT Group, Dr. Yosua Jap, (kanan)

JAKARTA, Mediakarya – Bencana alam berupa gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyisakan duka mendalam bagi para korban. Banyak dari mereka yang kehilangan harta benda bahkan anggota keluarga.

Namun, bantuan datang dari berbagai pihak, tidak terkecuali OT Group melalui program OT Peduli, yang juga menyerahkan bantuan kemanusiaan melalui Pemerintah Republik Indonesia, untuk membantu pemulihan para korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan diserahkan secara simbolis di Jakarta, Selasa (25/8/2026).

Penyerahan bantuan logistik berupa kebutuhan dasar, seperti air mineral Crystalin dan wafer Tango, dilakukan oleh Direktur OT Group langsung kepada Menteri Agama RI, yang menyambut baik inisiatif dan kepedulian dari pihak swasta, dalam mendukung percepatan pemulihan korban bencana alam di Indonesia.

“Saya menerima sumbangan kemanusiaan dari OT Group dengan hati yang bersyukur, atas nama para keluarga yang terdampak akibat gempa,” ujar Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., saat menerima bantuan tersebut.

Baca Juga:  Ombudsman NTT Soroti Pemberhentian Perangkat Desa tak Sesuai Prosedur

Acara serah terima tersebut turut didampingi oleh Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar, sebagai bentuk komitmen kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam penanganan bencana.

Sementara itu, Direktur OT Group, Dr. Yosua Jap, menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), yang rutin dijalankan saat situasi darurat bencana.

“Kami di OT Group percaya bahwa kepedulian bukan hanya sekadar kata-kata, melainkan tindakan nyata. Melalui OT Peduli, kami berkomitmen untuk terus hadir di samping masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti ini,” ungkap Yosua.

Sebagai langkah nyata berikutnya, Menteri Agama dijadwalkan terbang ke NTT bersama tim OT Group pada awal September 2026 mendatang.

Kunjungan langsung ke lokasi bencana tersebut bertujuan untuk meninjau penanganan pengungsi, sekaligus menyalurkan bantuan tahap lanjutan demi mempercepat distribusi logistik di lapangan. (Red)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Pakar Imbau Elit Golkar Responsif Sikapi Wacana Eksodus Kader di Jabar
BPIH 2027 Ditetapkan Rp98,47 Juta, DPR Klaim Beban Jemaah Turun Rp3,38 Juta
Komisi V DPR Ingatkan Perpres Ojol Jangan Hanya di Atas Kertas
Tanggapi Polemik Kadis LH vs Wartawan, Ketua IPW: Narsum Boleh Menolak, Wartawan Jangan Intimidasi
MBG Dengan Sistem Prasmanan, Terobosan Atau Pemborosan?
F-SPGI Adukan Dugaan PHK Sepihak 11 Pekerja PT Indonesia Epson Industry
Jangan Alergi Kritik, Pengamat UI Minta Pejabat Bekasi Hormati Fungsi Wartawan dan Aktivis
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Analis IPPS Ingatkan Bahaya Pemburu Rente Manfaatkan Calon Ketua

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Pakar Imbau Elit Golkar Responsif Sikapi Wacana Eksodus Kader di Jabar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:58 WIB

BPIH 2027 Ditetapkan Rp98,47 Juta, DPR Klaim Beban Jemaah Turun Rp3,38 Juta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Komisi V DPR Ingatkan Perpres Ojol Jangan Hanya di Atas Kertas

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Tanggapi Polemik Kadis LH vs Wartawan, Ketua IPW: Narsum Boleh Menolak, Wartawan Jangan Intimidasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:37 WIB

MBG Dengan Sistem Prasmanan, Terobosan Atau Pemborosan?

Berita Terbaru

Pengaspalan yang dilaksanakan Pemerintah Desa melalui program Bantuan Keuangan (Bankeu)

Daerah

Warga Cilember Bogor Sambut Positif Pengaspalan di Kota Batu

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:41 WIB