Mendagri Minta Camat Kampanye Protokol Kesehatan dan Vaksinasi

- Editor

Jumat, 1 April 2022 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian

JAKARTA, Mediakarya – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta para camat terus mengampanyekan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat, terutama mengenakan masker. Menurutnya, meski kondisi pandemi di Indonesia saat ini terbilang membaik, masyarakat harus tetap waspada terhadap ancaman penyebaran Covid-19.

“Saya minta khusus pandemi Covid-19 ini yang relatif sudah melandai, ini tolong rekan-rekan terus mengampanyekan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) itu,” ujar Tito saat memberi sambutan dalam rapat kerja nasional camat dalam mendukung penanggulangan Covid-19 tahun 2022, Jumat (1/4).

Dia melanjutkan, protokol kesehatan tetap harus dipatuhi saat Ramadhan, yang erat dengan kegiatan yang melibatkan banyak orang, seperti shalat berjamaah dan buka puasa bersama. Meski dibolehkan, kedua kegiatan ini harus dilakukan dengan memenuhi ketentuan protokol kesehatan.

Misalnya, disiplin menggunakan masker dan memperhatikan jumlah masyarakat yang terlibat. Selain itu, Tito menegaskan, para pejabat negara termasuk camat, tidak boleh menggelar buka puasa bersama dan kegiatan open house pada lebaran mendatang.

“Kalau shalat berjamaah pakai masker dalam jumlah banyak, fine, karena ini yang mencegah penularan sepanjang tidak dilepas. Tapi kalau buka puasa, tidak bisa, pasti dilepas, ya, batasi jumlahnya. Khusus untuk pegawai pejabat tidak boleh melakukan buka puasa bersama, termasuk camat,” ucap dia.

Dia menekankan, melandainya kasus Covid-19 bukan berarti menunjukkan pandemi di Indonesia telah hilang. Namun, kondisi itu tetap menunjukkan kasus pandemi tetap ada, begitu pula dengan ancaman penyebarannya.

Baca Juga:  Janji Tinggal Janji, Impor Beras Kembali Terjadi

Karena itu, upaya pencegahan melalui penggunaan masker harus digalakkan. “Sering saya sampaikan, penanganan pandemi Covid-19 ini kita harus tetap waspada meskipun agak baik, low case doesn’t mean no case,” kata Tito, dikutip dari republika.

Dia juga meminta para camat membantu mempercepat vaksinasi di daerahnya masing-masing, terutama bagi masyarakat yang berusia lanjut (lansia). Langkah percepatan itu bisa dilakukan dengan mendatangi warga dari rumah ke rumah untuk mencari lansia yang belum mengikuti vaksinasi, termasuk masyarakat yang memiliki kormobid.

“Yang masih bisa untuk divaksinasi menurut dokter, (segera) divaksinasikan,” tutur dia.

Kemudian tak kalah penting, camat juga perlu mendukung pemberian vaksinasi booster atau dosis penguat. Dengan upaya ini, masyarakat yang level antibodinya telah menurun bisa naik kembali, apalagi setiap orang memiliki antibodi yang berbeda-beda.

Hal ini dibuktikan dengan hasil survei serologi yang dilakukan Kemendagri dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dengan melibatkan Tim Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI). Hasil survei itu salah satunya menunjukkan tingkat kekebalan tubuh masyarakat antardaerah berbeda. Tito juga telah mengimbau agar daerah yang antibodi masyarakatnya rendah dapat segera mempercepat vaksinasi. (qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu
Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS
Pengamat: Usia Panjang Golkar Belum Jamin Jadi Partai Rakyat, Masih Bertumpu pada Elite dan Kekuasaan
Elektabilitas Salip Prabowo, Prabu Foundation Sarankan KDM Tinggalkan Gerindra: Kembali ke Golkar 
Dari Pemenang Pileg Jadi Korban Reshuffle: Nasib Tragis Kader Golkar Jabar

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS

Berita Terbaru