Nurul Arifin: Prabowo-Gibran Berkomitmen Tingkatkan Martabat Guru

- Editor

Sabtu, 25 November 2023 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Nurul Arifin, mengatakan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 itu berkomitmen meningkatkan martabat dan kesejahteraan guru.

“Banyak program Prabowo-Gibran yang sangat pro dengan kesejahteraan guru. Ini perhatian Pak Prabowo, karena guru adalah fondasi untuk mencerdaskan bangsa,” kata Nurul Arifin dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Nurul menyebutkan satu dari lima intisari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) menuju Indonesia Emas 2045 adalah meningkatnya daya saing sumber daya manusia (SDM). Hal itu, tambah Nurul, berkaitan langsung dengan kesejahteraan guru.

“Peran guru sangat dibutuhkan untuk menghadapi bonus demografi dan menuju Indonesia Emas 2045,” kata politikus Partai Golkar itu, dilansir dari antara.

Nurul menjelaskan bahwa guru memiliki peran vital dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Selain itu, peningkatan kualitas SDM menjadi sangat erat dengan kualitas dan kemampuan dari guru sebagai tenaga pendidik.

Sementara itu, lanjutnya, dari sisi program kerja Asta Cita yang ditawarkan Prabowo-Gibran, peningkatan kesejahteraan guru masuk ke dalamnya, termasuk memperkuat pembangunan SDM, sains, teknologi, dan pendidikan.

Baca Juga:  Ucapkan Selamat Kepada Prabowo-Gibran, Kaum Betawi Serukan Rekonsialiasi dan Persatuan Nasional

Dalam program kerja Asta Cita, Prabowo-Gibran memiliki keinginan kuat untuk mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan guru melalui empat  program.

Pertama ialah menyediakan beasiswa bagi putra dan putri dari para petani, nelayan, guru, dan buruh untuk melanjutkan jenjang pendidikan mereka mulai sarjana hingga doktoral.

Kedua yaitu memberlakukan upah minimum pada kategori guru swasta, pendidikan anak usia dini (PAUD), madrasah, dan yayasan.
Ketiga adalah meningkatkan kesejahteraan dosen, peneliti, penyuluh, dan seluruh tenaga pendidik.

Keempat yakni mengangkat guru honorer secepatnya secara berkala dan menjadikan tenaga honorer K2 sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Dengan program tersebut, kata Nurul, impian Prabowo-Gibran untuk meningkatkan mutu pendidikan berkualitas dan inklusif akan tercapai. Untuk mencapai hal tersebut, katanya, perlu ada guru yang berkualitas.

“Untuk mendapatkan guru yang berkualitas, itu berarti kesejahteraan dari para guru juga harus tercukupi. Itu salah satu impian Pak Prabowo dan Mas Gibran, yaitu semua guru tekun mencerdaskan bangsa. Hidup guru juga bakal dijamin oleh pemerintah,” ujar Nurul Arifin. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa
Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir
Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal
Wacana Pemakzulan Wapres, Pengamat Ingatkan Konstitusi Bukan Alat Politik Sesaat
Musda Golkar Kota Bekasi di Ambang Perpecahan, Etos Indonesia Usul Jalan Tengah
Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,4 Juta, Jemaah Lunasi Rp23,2 Juta Setelah Potong Setoran Awal

Berita Terbaru