PLN Babel Percepat Pemulihan Distribusi Listrik

- Editor

Jumat, 8 Oktober 2021 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG, Mediakarya – PT Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Wilayah Kepulauan Bangka Belitung berupaya mempercepat pemulihan mesin agar distribusi listrik ke pelanggan kembali normal.

“Sudah dua pekan terakhir salah satu mesin dalam kondisi rusak sehingga kami terpaksa melakukan manajemen beban pada jam-jam tertentu,” kata General Manager PLN UIW Kepulauan Babel Amris Adnan di Pangkalpinang, Jumat (8/10).

Upaya pemulihan yang dilakukan PLN Bebel dengan mendatangkan komponen mesin mobile power plant (MPP) dari Riau dan Jakarta. MPP merupakan mesin yang bisa dipindahkan ke tempat lain sesuai kebutuhan.

Saat ini pembangkit terbesar yang melayani sistem kelistrikan Bangka yaitu pembangkit MPP 25 MW mengalami gangguan mesin. Pada saat terjadi beban puncak rata-rata 175 megawatt, hanya mampu dipasok 155 megawatt, sehingga harus dilakukan pemadaman 20 megawatt.

Untuk mempercepat pemulihan dilakukan dengan beberapa kegiatan secara paralel, yaitu mendatangkan komponen mesin dari Riau dan peralatan pendukung dari Jakarta. “Kami juga sedang mengerjakan perbaikan pembangkit MPP yang didukung tenaga ahli dari General Electric,” ujar Amris yang dikutip dari republika.

Ia mengatakan, tahap pengangkutan komponen mesin dari Riau saat ini sedang dalam proses persiapan pengangkutan. Sedangkan pengerjaan perbaikan mesin saat ini sedang dalam tahap investigasi oleh tim.

Baca Juga:  PLN Kembangkan 104 Desa Wisata Melalui Program TJSL

“Kami perkirakan proses perbaikan akan selesai akhir Oktober ini,” kata dia.

PLN telah mempersiapkan solusi jangka panjang dengan pembangunan kabel laut interkoneksi Sumatra-Bangka yang ditargetkan selesai akhir 2021. Dengan selesainya proyek tersebut, Bangka akan mendapatkan tambahan daya hingga 250 MW.

Selain itu, saat ini PLN UIW Babel sedang melakukan penambahan kapasitas melalui relokasi tujuh unit mesin dari lokasi lain sebesar 7 MW dan mengoperasikan IPP PLBTg (Bio Gas) 2 MW, yang akan beroperasi secara bertahap sampai minggu ketiga November 2021. Untuk saat ini 3 MW sudah beroperasi. Upaya ini dilakukan untuk meminimalkan terjadinya pemadaman listrik kepada pelanggan di Bangka.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami juga mohon dukungan dan doa agar petugas dapat mengatasi gangguan tersebut dengan selamat,” ungkap Amris.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Etos Indonesia: Di Tangan Bahlil Golkar Dipola Semaunya, Adopsi Gaya Jokowi
Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa
Jaga Keselamatan Berlayar, Satpolairud Polres Nias Selatan Imbau Patuhu SOP Pelaut
Pengangkatan Anwar Usman Jadi Wantimpres Dinilai Langgar UU, M. Guntur Romli: Mahfud MD yang Bilang Bukan Saya
Terkuak, Ternyata Suyudi Bukan Prioritas Calon Kapolri Usulan Sigit, Prabowo Putuskan Sendiri di Menit Akhir

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Etos Indonesia: Di Tangan Bahlil Golkar Dipola Semaunya, Adopsi Gaya Jokowi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:00 WIB

GNK Sebut Agus Gumiwang Disingkirkan Tidak Hormat oleh Bahlil Lewat Tangan Istana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Komarudin Watubun PDIP: MK Sudah Buka Semua, yang Terlibat Sebaiknya Mundur, Ini Soal Moral Bangsa

Berita Terbaru

Ilustrasi (Istimewa)

Opini

Agensi Ekonomi Heterodoks di Indonesia

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:55 WIB