“Penghargaan ini bukan sekadar pengakuan, tetapi amanah bagi kami untuk terus berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan kelistrikan nasional. Transformasi yang kami lakukan menyentuh struktur organisasi, digitalisasi proses kerja, serta penguatan budaya perusahaan. Yang paling utama adalah pengembangan people melalui capacity building dan strategic partnership, karena talenta unggul adalah fondasi utama keberhasilan transformasi,” ujar Chairani.
Acara ITAY 2026 dibuka oleh Komisaris Metro TV, Suryopratomo, serta dihadiri tokoh nasional, pimpinan BUMN, regulator, dan pelaku industri energi.
Salah satu dewan juri, Martani Huseini, menyampaikan bahwa transformasi di sektor energi membutuhkan kepemimpinan visioner dan kompetensi engineering yang kuat.
“PLN Enjiniring menunjukkan keduanya dalam mendukung pembangunan nasional,” ujarnya.
