KOTA BEKASI, Mediakarya – Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Alit Jamaludin, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan insentif bagi guru ngaji ‘lekar’ yang saat ini belum tersentuh oleh Pemkot Bekasi.
Saat dikonfirmasi, Alit secara tegas mengatakan, keberadaan mereka sebenarnya merupakan salah satu pahlawan bagi warga dalam mendidik anak-anak kita generasi muda penerus bangsa untuk mendalami agama dan memahami membaca Al-Qur’an sesuai dengan tata aturan yang ada.
“Guru lekar ini belum tersentuh kesejahteraannya, ya minimal ada insentif yang bisa mereka dapatkan. Untuk itu, saya dan teman-teman di Fraksi PKB sedang memperjuangkan hal tersebut,” tegas Alit mengatakan, Rabu (18/2/2026).
Dirinya juga mengatakan, bahwa insentif bagi mereka para guru ‘lekar’ ini akan disesuaikan dengan Perda Pondok Pesantren yang ada di Kota Bekasi.
“Dalam artian, rujukannya kesana ke Perda Pondok Pesantren dalam pemberian insentifnya tersebut,” tambah Alit.
Alit menuturkan agar adanya dukungan semua pihak agar perjuangan dalam memberikan insentif bagi guru ‘lekar’ ini bisa segera terealisasikan.
“Mhon dukungan dan doanya, agar bisa terealisasikan segera. Karena tanpa mereka, anak-anak kita tidak bisa mengenal huruf hijaiyah seperti apa, membacanya seperti apa dan masih banyak lagi,” pungkasnya.
