JAKARTA, Mediakarya – Pergantian Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ke Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merupakan langkah yang mengejutkan semua pihak yang di lakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, sebab di laksanakan dalam waktu singkat dan tidak banyak kalangan yang mengetahui nya.
Demikian diungkapkan Rudy Darmawanto SH Ketua Presidium Pemuda Indonesia (PPI) dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (6/10).
“Tentunya, pilihan Presiden Prabowo Subianto terhadap Jendral Pol Suyudi sebagai Kapolri Baru, membawa konsekuensi bukan hanya pada pelaksanaan Reformasi di internal tubuh Polri, melainkan juga pada eksternal Polri yang selama ini menjadi sorotan dari berbagai kalangan masyarakat” ungkap Rudy Darmawanto.
Menurutnya, tidak hanya itu, Kapolri Suyudi Ario Seto adalah mantan Kepala BNN, tentunya banyak pihak yang terganggu atas kerja kerasnya di BNN apalagi beliau sekarang menjadi Kapolri, sehingga di duga lebih banyak kalangan yang terganggu kepentingan nya, oleh karena itulah di duga mereka telah melakukan penyerangan terhadap pribadi sang Jendral Pol yang baru saja di Lantik memimpin Polri, melalui sebuah narasi di media digital baik instagram FB, tiktok dan media digital lainya.
“Menurut kami tindakan di sinyalir cenderung fitnah tersebut merupakan tindakan pengecut, pembunuhan carakter dan disrupsi dari mereka yang terganggu atas kerja kerasnya belau di dalam penumpasan jaringan Narkoba besar, bahkan sekarang setelah di Lantik sebagai Kapolri, serangan itu nampak semakin massif” ujar Rudy.
Dari kondisi tersebut, sambung Rudy, maka pihaknya bersama komponen pemuda lainnya berencana melakukan gerakan untuk melawan berbagai narasi yang cenderung menyerang pribadi Jenderal Pol Suyudi, dengan cara lebih beradab dari mereka dan lebih mengedepankan penegakan hukum terhadap mereka.
“Ya, ini tidak hanya persoalan pribadi Jenderal Pol Suyudi sebagai Kapolri, tapi ini sudah merupakan kemartabatan, harga diri, serta kehormatan kepemimpinan institusi Polri, untuk itu, demi tegaknya hukum, kami bakal melaporkan pihak pihak yang di duga melakukan pembunuhan karakter, fitnah , hoax dan framing negatif kepada pribadi Jenderal Pol Suyudi sebagai Kapolri, ini sebagai bentuk dukungan kami terhadap Polri bersama masyarakat” pungkas Rudy. (dri)











