Ia menekankan bahwa masih banyak anak-anak yang berangkat sekolah tanpa sarapan, kondisi yang berdampak langsung pada kemampuan mereka dalam mengikuti pelajaran. “Menurutnya, jika anak-anak tidak sarapan, bagaimana dirinya bisa mengikuti pelajaran dan pendidikan dengan baik. Maka itu, program MBG sangat penting dilakukan untuk menunjang anak-anak yang membutuhkan.”
Agusman menilai kebijakan MBG sebagai jawaban yang relevan atas kebutuhan dasar anak, terutama bagi kelompok masyarakat menengah ke bawah. “Jawaban dari bapak Presiden dalam bentuk MBG ini sangat relevan dalam mencapai kebutuhan anak-anak, terutama anak-anak dari masyarakat menengah ke bawah. Itu bagian dari hak dasar mereka,” ujarnya.




