Ratusan Warga Demo PT NSK Bearing Manufacturing Indonesia, Tolak Tender Limbah yang Singkirkan Mitra Lokal

- Editor

Kamis, 4 Desember 2025 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Mediakarya-  Ratusan massa dari warga Desa Gandamekar dan masyarakat sekitar kawasan industri MM2100 menggelar aksi demonstrasi di depan PT NSK Bearing Manufacturing Indonesia, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (4/12/2025).

Aksi tersebut dipicu oleh rencana PT NSK yang akan melakukan tender pengelolaan limbah yang dinilai sepihak. Para demonstran menilai tender ini seakan ingin menyingkirkan PT Cahaya Bulan Permata, perusahaan lokal yang selama ini didukung warga setempat dan telah lama berkontribusi terhadap lingkungan.

Rojali, koordinator aksi, menjelaskan bahwa kerja sama pengelolaan limbah antara PT Cahaya Bulan Permata dengan PT NSK telah terjalin selama bertahun-tahun sebagai bentuk kearifan lokal.

“Kami sudah bertahun-tahun bekerja sama. Di November tahun ini kami juga sudah menerima Surat Perintah Kerja (SPK) tripartit. Tapi tiba-tiba kemudian terbitlah pengumuman akan dilakukan tender,” ujar Rojali saat ditemui di lokasi aksi.

Dia mempertanyakan dasar dilakukannya tender tersebut, mengingat SPK tripartit yang telah diterbitkan masih berlaku hingga November tahun depan. “Kami bingung atas dasar apa mereka melakukan tender, padahal SPK tripartit itu habisnya November tahun depan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Konsesi Pengelolaan Jalan Tol Dalam Kota Jakarta Diperpanjang Hingga Tahun 2060, IAW Endus Ada Dugaan Korupsi

Rojali menegaskan, PT Cahaya Bulan Permata telah memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat setempat selama bertahun-tahun. Menurutnya, rencana tender ini terkesan ingin menggusur perusahaan lokal yang selama ini telah menjalin hubungan baik dengan warga.

Karena itu, para demonstran mendesak pihak manajemen PT NSK untuk membatalkan rencana tender tersebut guna menghindari kegaduhan yang lebih besar.

“Kami mendesak pihak manajemen membatalkan tender supaya tidak ada kegaduhan. Harusnya kearifan lokal dirangkul, jangan diabaikan dan bila perlu dibina jika memang kami ada kekurangan administrasi,” tegas Rojali.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak manajemen PT NSK Bearing Manufacturing Indonesia terkait tuntutan para demonstran. (Supri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat
Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah
Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Negara Darurat Cognitif Reselience
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN
PPI Siap Tempuh Jalur Hukum Terhadap Pihak-pihak yang Fitnah Kapolri Suyudi Ario Seto
Praperadilan PT ACT Marine Transport dan PT ACT Logistik Internasional, Dua Ahli Soroti Dua Alat Bukti dan Keabsahan Penetapan Tersangka
Haidar Alwi: Legacy Listyo Sigit Jadi Fondasi Strategis Akselerasi Kepemimpinan Suyudi Ario Seto

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Pansel Godok 4 Nama Calon Sekda Kota Bekasi, Isu Kekerabatan dengan Wali Kota Mencuat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Soal Isu Wapres Diganti Puan Maharani, IPPS: Prabowo Sedang Kelola Krisis Ijazah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Berita Terbaru

Ilustrasi (Istimewa)

Opini

Agensi Ekonomi Heterodoks di Indonesia

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:55 WIB