Sepakat Dengan Mas Pram, Ima Imbau Warga Pendatang Punya Skill Jika Mau Tinggal di Jakarta

- Editor

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya- Kebijakan Pemprov DKI tak menggelar Operasi Yustisi terhadap pendatang usai Lebaran 2025 mendapat dukungan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah.

Namun, Ima mengimbau para pendatang dari luar kota sudah memiliki skill jika ingin tinggal di Jakarta.

“Yang pasti mereka harus punya skill karena banyaknya persaingan di Jakarta,” kata Ima melalui keterangan tertulis, Sabtu (29/3/2025).

Politisi muda PDI Perjuangan ini memandang, tak ada pembatasan ataupun larangan untuk warga luar kota datang dan tinggal di Jakarta. Menurutnya, fenomena urbanisasi usai Lebaran kerap terjadi.

“Karena di Jakarta setiap tahun juga tidak bisa membatasi orang yang urbanisasi ke Jakarta,” ujarnya lagi.

Di sisi lain, politisi dapil Jakarta Barat itu mengimbau setidaknya para pendatang memiliki jaminan tempat tinggal di Jakarta. Meski harus tinggal bersama keluarga, kerabat ataupun menyewa.

Baca Juga:  Belum Satu Tahun Menjabat, Gubernur Pramono Sudah Didoakan Jadi Presiden

“Sebelum datang harus sudah tahu mau ngontrak atau tinggal di mana,” ungkapnya.

Kadis Dukcapil DKI Jakarta Budi Awaluddin sebelumnya menyampaikan, Program Penataan Administrasi Kependudukan yang tersosialisasikan pada tahun 2023 dan dilaksanakan tahun 2024 telah memberikan dampak dalam sejarah kependudukan. Hal ini membuat adanya penurunan pendatang.

“Arus balik pasca hari raya tahun 2024 mengalami penurunan sebesar 37,47 %. Pada data kependudukan tercatat tren warga keluar Jakarta tahun 2024 sebanyak 395.298 jiwa atau mengalami lonjakan terhadap warga yang pindah keluar DKI,” katanya.

“Artinya program penataan adminduk relevan dan berhasil untuk dilaksanakan di Jakarta,” lanjut Budi.(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir
GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius
Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat
Loker Palsu Di Bekasi Makin Menjamur, Dari Timur Pindah Ke Barat
NCW Bekasi Raya Skak DPRD dan Pemkot: Jangan Cuma Jago Tertibkan Pengemis, Shelter Terpadu Malah Mangkrak di Atas Kertas!
GMNI Kecewa Kepada Disnaker Kota Bekasi Yang Tidak Tegas Tindak Loker Palsu
Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Sakti! Sudah Diminta Plt Bupati Bekasi Hadir, Donny Sirait Tetap Tak Mau Temui Massa Wartawan, Cuma Kirim Kuasa Hukum

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:47 WIB

GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Tata Ulang Parkir Bagi ASN, Pemkot Bagi Klasifikasi Parkir Bagi Pejabat

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Loker Palsu Di Bekasi Makin Menjamur, Dari Timur Pindah Ke Barat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:03 WIB

NCW Bekasi Raya Skak DPRD dan Pemkot: Jangan Cuma Jago Tertibkan Pengemis, Shelter Terpadu Malah Mangkrak di Atas Kertas!

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat meninjau SPBU di Bekasi

Daerah

Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:31 WIB

Oplus_131072

Daerah

Polres Nias Selatan Ringkus Pria Diduga Edarkan Narkotika

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:53 WIB