Serap Tenaga Kerja Lokal, Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi Apresiasi Peran Industri Lokal Bekasi Utara

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim (ARH), didepan warga dan karyawan industri sekitar saat melakukan jaring aspirasi (Reses) dikediamannya di Harapanjaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi Jumat (13/2/2026).

KOTA BEKASI, Mediakarya – Isu ketersediaan lapangan kerja masih menjadi aspirasi utama yang mendominasi dalam setiap agenda reses anggota legislatif.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim (ARH), didepan warga dan karyawan industri sekitar saat melakukan jaring aspirasi (Reses) dikediamannya di Harapanjaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi Jumat (13/2/2026).

Arif menegaskan bahwa reses bisa menjadi salah satu wadah diskusi mengenai sinkronisasi antara keberadaan sektor swasta dengan kesejahteraan penduduk lokal.

“Perlu saya tegaskan disini bahwa reses bisa menjadi wadah diskusi dalam hal sinkronisasi beberapa permasalahan yang ada, khususnya antara sektor swasta dengan kesejahteraan penduduk lokal,” terang Arif, Sabtu (14/2/2026).

Arif mengungkapkan, pada kegiatan reses tersebut dirinya disuguhi berbagai macam usulan, salah satunya terkait lowongan pekerjaan pada pusat-pusat industri di wilayah pemukiman yang selalu menjadi atensi rutin masyarakat setiap kali masa reses tiba.

​”Mencari kerja adalah pertanyaan yang paling banyak disampaikan masyarakat. Ini menjadi atensi yang paling rutin terjadi setiap reses-reses,” ujar legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

​Namun, Arif memberikan catatan positif bahwa saat ini penyerapan tenaga kerja lokal di wilayah Bekasi Utara sudah menunjukan progress yang signifikan.

“Masyarakat mulai merasakan dampak nyata dari keberadaan pusat-pusat ekonomi baru di sekitar mereka dan progresnya sudah sangat signifikan untuk wilayah Bekasi Utara,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan ini secara khusus menyoroti beberapa unit usaha yang baru saja beroperasi, namun telah menunjukkan komitmen tinggi dalam memberdayakan warga sekitar.

​”Salah satunya gudang Family Mart yang baru dua minggu diresmikan, sudah banyak menampung warga sekitar. Begitu juga dengan PT. PAS dan perusahaan lainnya yang telah banyak merekrut tenaga kerja lokal,” tambah Arif.

​Menurutnya, keberadaan perusahaan-perusahaan ini merupakan peluang emas bagi warga Bekasi Utara untuk berkarir tanpa harus menempuh jarak jauh.

​”Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk masyarakat. Kami memberikan apresiasi tinggi terhadap perusahaan yang sudah menampung dan memprioritaskan warga sekitar untuk bekerja,” tegasnya.

Ketua Komisi III ini berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan yang pro-rakyat, terutama dalam memastikan regulasi penyerapan tenaga kerja lokal (Local Labor Absorption) berjalan maksimal di Kota Bekasi.

​”Langkah ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran secara efektif sekaligus menciptakan sinergi yang harmonis antara lingkungan industri dan pemukiman penduduk,” tutupnya.

Exit mobile version