Home / DKI

SGY: PKS, PKB dan Nasdem Tidak Dukung Anies Bukan Pengkhianatan

- Editor

Senin, 19 Agustus 2024 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Sinyal bahwa PKS, PKB dan Partai Nasdem yang semula memberikan indikasi akan mengusung mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024 makin menguat.

Pengamat politik Sugiyanto menilai dalam konteks ini, tidak ada dosa politik maupun dampak politik bagi Nasdem, PKS, dan PKB jika tidak mengusung Anies Rasyid Baswedan sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada November 2024.

“Ketiga partai ini telah memberikan dukungan penuh dengan mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 14 Februari 2024 lalu,” ujar Sugiyanto saat berbincang dengan wartawan, Senin (19/8/2024).

Oleh karena itu, lanjut pria berkacamata yang akrab disapa SGY ini jika ketiga partai tersebut memutuskan untuk tidak mengusung Anies sebagai Cagub DKI Jakarta, hal ini tidak dapat dianggap sebagai pengkhianatan.

“Keputusan untuk mengusung atau tidak mengusung seorang kandidat sering kali didasarkan pada berbagai pertimbangan, termasuk potensi kemenangan, dukungan masyarakat, serta aliansi politik yang ada. Dalam hal ini, Nasdem, PKS, dan PKB memiliki hak penuh untuk menentukan strategi politik mereka demi kepentingan partai dan konstituen mereka,”ujarnya lagi.

Baca Juga:  Senior PDIP Ingatkan BUMD Bidang Pangan Pastikan Stok Saat Ramadan

Lebih jauh lagi, kata SGY dengan telah memberikan dukungan penuh sebagai Capres, ketiga partai ini telah menunjukkan komitmen dan dukungan mereka kepada Anies Baswedan dalam skala yang lebih besar dan penting. Pilpres memiliki dampak yang jauh lebih luas dan signifikan dibandingkan dengan Pilkada, sehingga dukungan tersebut sudah mencerminkan penghargaan tertinggi terhadap kapabilitas dan visi Anies Baswedan.

“Oleh karena itu, tidak ada dosa atau dampak politik negatif bagi Nasdem, PKS, dan PKB jika memutuskan untuk tidak mengusung Anies Baswedan sebagai Cagub DKI Jakarta pada Pilkada 2024,” pungkasnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat Sangat Memuaskan
Pansus PTSL DPRD Minta Gubernur dan GTRA Tuntaskan Residu PTSL
Ketum LPKAN Apresiasi Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi: Agresif Berantas Narkoba dan Pelototi APBD
Sssttt, Anak Haji Lulung Masuk ‘Kandang Banteng’
Kasudin CKTRP Jakarta Timur Minta Pengelola Paham Keandalan Gedung
Munjirin Ingatkan Pemilik Gedung Antisipasi Bahaya Kebakaran

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:05 WIB

PAM JAYA Raih Penghargaan Kearsipan 2026, Kantongi Predikat Sangat Memuaskan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Pansus PTSL DPRD Minta Gubernur dan GTRA Tuntaskan Residu PTSL

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Ketum LPKAN Apresiasi Gebrakan Kapolri Jenderal Suyudi: Agresif Berantas Narkoba dan Pelototi APBD

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat meninjau SPBU di Bekasi

Daerah

Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:31 WIB

Oplus_131072

Daerah

Polres Nias Selatan Ringkus Pria Diduga Edarkan Narkotika

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:53 WIB