JAKARTA,MediaKarya: Sidang perkara perdata nomor 1002 yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) memasuki babak baru. Kasus yang melibatkan sosok Derek Prabu Maras ini mengungkap sejumlah fakta mengejutkan, mulai dari legalitas gugatan yang dipertanyakan hingga dugaan aliran dana fiktif senilai belasan juta dolar Amerika Serikat.
Kasus ini berakar pada sengketa lahan di mana Sertifikat Hak Milik (SHM) milik Derek Prabu Maras diduga beralih kepemilikan tanpa prosedur yang sah.
Pihak Derek Prabu Maras melalui tim kuasa hukumnya, Perry Cornelius Sitohang, SH (PCS), Christian Elia, Yaohan Putera, S.H. dan Yuli Yanti Hutagaol, S.H., M.H., C.Med., CRA., menyoroti adanya maladministrasi di mana Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak memberikan catatan secara menyeluruh terkait dengan status kepemilikan tanah yang menjadi salah satu inti dari diajukan gugatan ini oleh Derek Prabu Maras, selaku pemilik tanah.
