Surya Paloh: PKS Telah Matang di Usia Ke-20

- Editor

Minggu, 29 Mei 2022 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh menyampaikan ucapan kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang telah mencapai usia ke-20. Menurutnya, angka tersebut merupakan umur yang matang bagi transformasi PKS selama ini.

Menurutnya, PKS terus bermetamorfosa dengan segala sepak terjang dan terobosan bisa mencuri perhatian banyak kalangan. Surya Paloh menyebut hal itu sebagai langkah dan taktik politik PKS yang akhirnya mendatangkan pengakuan.

“Usia 20 tahun menunjukkan kematangan diri sebagai sebuah partai politik. PKS adalah salah satu partai yang sudah matang baik dari level kepartaian maupun kiprah fraksinya,” ujar Surya dalam video ucapannya yang ditayangkan di Istora Senayan, Jakarta, Ahad (29/5/2022).

Ia menyebut, kaderisasi PKS begitu mumpuni dan Partai Nasdem mengakui hal tersebut. PKS disebutnya memiliki skema kaderisasi yang baik di level praktisnya dan mampu menunjukkan diri dengan mengikuti arus demokrasi yang terjadi.

“Di akar rumput, PKS adalah partai yang memiliki kecepatan jika ada bencana. Barisan kader segera bergerak memberikan bantuan yang membutuhkan, ini semua fakta yang harus kita aku,” ujar Surya, dikutip dari republika.

Ia juga sepakat dengan kolaborasi melayani Indonesia yang menjadi tema utama perayaan Milad ke-20 PKS. Sebab secara alamiah, sifat bangsa Indonesia adalah masyarakat yang senang bekerja sama dan gemar berkolaborasi.

Baca Juga:  Ketua DPD Golkar Kota Bekasi Terus Bergerak Sosialisasikan Airlangga Capres

Politik yang dilandasi semangat kerjasama dan saling mengisi adalah modal dasar sehatnya demokrasi dalam bingkai republik. “Kontestasi dalam politik adalah sebuah keniscayaan, kontestasi bukan keterbelahan, kecurigaan yang tiada henti. Saya mengajak semua untuk berkolaborasi melayani Indonesia di atas kepentingan partai untuk bangsa yang kita cintai,” ujar Surya.

Sebelumnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu memberikan pidato kebangsaan dalam puncak perayaan Milad ke-20 PKS. Pesan penting yang disampaikannya di hadapan puluhan ribu kader PKS dan berbagai tokoh nasional adalah semangat kolaborasi.

“Kita hadir dalam peringatan Milad ke-20 PKS ini dengan satu semangat, satu misi, dan satu harapan yang sama, yaitu kolaborasi melayani Indonesia. Kolaborasi itu sangat penting, ibarat sebuah rumah, rumah hanya akan terbangun jika ada pondasi, tiang, atap, dan dinding yang bersatu padu dan saling menguatkan,” tegas Syaikhu.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

FAST Desak KPK Bongkar Dalang di Balik Mangkirnya Nusron Wahid, Diduga Berlindung di Balik Ormas
Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu
Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS
Pengamat: Usia Panjang Golkar Belum Jamin Jadi Partai Rakyat, Masih Bertumpu pada Elite dan Kekuasaan
Elektabilitas Salip Prabowo, Prabu Foundation Sarankan KDM Tinggalkan Gerindra: Kembali ke Golkar 

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

FAST Desak KPK Bongkar Dalang di Balik Mangkirnya Nusron Wahid, Diduga Berlindung di Balik Ormas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu

Berita Terbaru