Oleh: Yudhie Haryono Hujan deras menyambut pertemuan kami di Nako Kafe kawasan jalan Margonda Depok. Malam itu, guru kami Dody Budiatman mentraktir kami kopi. Ia ingin cerita soal KKN yang begitu meng...
Oleh: Yudhie Haryono Tak ada negara miskin. Yang ada hanya pemerintahan yang memiskinkan rakyatnya. Inilah pameo terbesar yang bisa kita baca dalam kurikulum ilmu politik. Terlebih Indonesia yang sang...
Oleh: Yudhie Haryono Pusaka itu masih utuh. Dua buah: pancasila dan UUD 1945. Tetapi compang-camping. Pancasila masih dasar negara, tetapi tafsirnya (UUDnya) memunggunginya. Hasilnya, presiden dan eli...
Oleh: Yudhie Haryono Apa yang kita idealkan? Masyarakat pancasilais. Bagaimana bentuknya? Pentagon (segi lima sama kaki). Apa itu masyarakat pancasila yang pentagonis? Mari kita telaah pelan-pelan. Ki...
Oleh: Yudhie Haryono Tidak ada kebenaran dalam berindonesia kecuali dengan berpancasila. Ini tesis besarnya. Mengapa? Karena Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, tidak hanya merupakan panduan po...
Oleh: Yudhie Haryono Apa yang harus dilakukan presiden terpilih Prabowo Subianto dan teamnya untuk mengatasi stabilnya tingkat kemiskinan, meningkatnya pengangguran dan melebarnya ketimpangan di Indon...
Oleh: Prof.Dr. Yudhie Haryono Konsensus kita adalah negara pancasila. Apa itu? Negara yang secara penuh merealisasikan nilai-nilai periketuhanan, perikemanusiaan, perikesatuan, perikegotong royongan d...
Oleh: Yudhie Haryono Kisah dan cerita itu muncul kembali. Cerpen dan novel nusantara kini mulai marak kembali. Imajinasi keagungan atlantik hadir kembali. Zaman keemasan lemuria mengemuka kembali. Tet...
Oleh: Yudhie Haryono Mengingat diskusi-diskusi kita soal ilmu psikoanalisis sebagai teori yang dikembangkan oleh Sigmund Freud dalam menganalisis psikologis manusia, adalah menangisi kepergianmu. Sel...





