Terkait Penolakan Timnas Israel, Ganjar Dinilai Dijebak

- Editor

Sabtu, 1 April 2023 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Dosen Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Indonesia Ade Armando menilai Ganjar Pranowo bukan ujug-ujug berkomentar soal Piala Dunia U-20.

Ia mengibaratkan seperti tidak ada anginm tidak ada hujan tiba-tiba saja Ganjar bicara penolakan itu setelah beberapa hari sebelumnya PDIP bersama PKS memboikot Israel.

“Kalau dipikir-pikir tampaknya Ganjar bersikap begitu bukan karena dia mengikuti ujaran nuraninya. Coba kita pikir apa alasan yang menyebabkan dia tiba-tiba berkomentar soal Piala Dunia U-20,” kata Ade Armando, Sabtu (1/4/2023).

Ade menduga ada pimpinan PDIP yang memerintahkan Ganjar mengikuti garis partai dan ini tidak diperintahkan pada para tokoh PDIP yang lain.

“Sekarang pertanyaannya mengapa Ganjar yang harus menyatakan sikap yang jelas-jelas akan menyakiti hati banyak pendukung Ganjar sendiri? Karena itu, pertanyaan kuncinya adalah, mengapa ada pimpinan partai yang menginstruksikan Ganjar mengeluarkan pernyataan itu,” lanjut Ade.

Ia mengurai jawaban pertama Ganjar hendak diuji loyalitasnya kepada partai. Lalu yang kedua Ganjar memang hendak dikorbankan.

Ade menyebut Ganjar punya banyak musuh di kalangan lingkaran elit PDIP. Dan itu bukan sebatas rumor tapi sangat nyata terlihat.

“Kalau Ganjar disenangi di PDIP, ya sudah sejak kapan hari dicalonkan jadi presiden seluruh indikator tentang elektabilitasnya menunjukkan dia adalah kader PDIP yang besar peluangnya untuk menang dalam Pilpres,” jelasnya.

Masalahnya, menurut Ade lagi, ada terlalu banyak elit partai yang tidak berkenan jika Ganjar dicalonkan PDIP.

Baca Juga:  Dituding "Kemlinthi" oleh Teman Satu Partainya,  Ini Jawaban Ganjar Pranowo 

“Nama yang selama ini sangat sering kita dengar hendak dicalonkan adalah Puan Maharani. Sayangnya elektabilitasnya sangat lemah. Setelah itu kita dengar Megawati sendiri yang akan maju,” ujar Ade.

Sehingga Ade berkesimpulan jika skenario ini benar, Ganjar memang sengaja dibuat melakukan blunder yang akan counter produktif untuk pencalonannya di Pilpres mendatang.

Dengan kata lain memang diharapkan popularitasnya menurun tajam sesudah episode Israel.

“Sehingga menjadi lebih logis untuk tidak memajukan namanya sebagai capres sehingga akan muncul calon lain dari PDIP,” pungkas Ade.

Sebelumnya, FIFA secara resmi mencabut Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Akibatnya, penolak kehadiran Timnas Israel menjadi sorotan publik yang kecewa.

Tak terkecuali Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah yang dijagokan sebagai calon presiden Pilpres 2024.

Ganjar menolak kehadiran Timnas Israel di Indonesia, tetapi ia mendukung upaya pemerintah pusat untuk sukses menggelar Piala Dunia U-20 tanpa kehadiran Timnas Israel.

“Dalam konteks U-20 kami mendorong upaya-upaya yang mesti dilakukan pemerintah Indonesia adalah menerobos agar U-20 tetap sukses tapi tidak menghadirkan Israel,” kata Ganjar.

Melansir fajar.com, kader PDI Perjuangan (PDIP) tersebut lantas mengingatkan komitmen Bung Karno terhadap Palestina, baik yang disuarakan dalam Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non-Blok maupun dalam Conference of the New Emerging Forces.

“Jadi ya kita ikut amanat beliau,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dukungan Kader PPP Menguat, Sarif Marhaendi Siap Jadi Wakil Bupati Bekasi
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjukkan Wajah Baru Polri: Dekat Ulama, Hormati Sejarah, Hadir untuk Pekerja
Direktur Etos Indonesia: Golkar Harus Bongkar Pola Lama, Jika Mau Hidup di Era Gen Z
Buntut Karhutla 4 Bulan Tak Padam, Prabu Peduli Lingkungan Desak Raja Juli Antoni Mundur
Yusuf Blegur Skakmat Dedi Mulyadi: Pencitraan Pro Rakyat, Giliran Warga Ciamis Ngeluh Jalan Rusak Malah Ngamuk
Analis Politik Sentil Golkar: Citra Hancur Diterpa Korupsi, Kader Bekasi Malah Paksakan Istri Tersangka KPK Jadi Ketua
Sidang Gugatan Pelda Satria Nusantara Ditunda, Pengacara Soroti Netralitas Sekretaris Pusat
Karhutla Ancam 288 Ribu Warga Kena ISPA, Pakar: Penegakan Hukum Jangan Berhenti di Petani

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Dukungan Kader PPP Menguat, Sarif Marhaendi Siap Jadi Wakil Bupati Bekasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjukkan Wajah Baru Polri: Dekat Ulama, Hormati Sejarah, Hadir untuk Pekerja

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Direktur Etos Indonesia: Golkar Harus Bongkar Pola Lama, Jika Mau Hidup di Era Gen Z

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:52 WIB

Yusuf Blegur Skakmat Dedi Mulyadi: Pencitraan Pro Rakyat, Giliran Warga Ciamis Ngeluh Jalan Rusak Malah Ngamuk

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Analis Politik Sentil Golkar: Citra Hancur Diterpa Korupsi, Kader Bekasi Malah Paksakan Istri Tersangka KPK Jadi Ketua

Berita Terbaru