SUKABUMI, Mediakarya – Tim bola voli indoor putra Kabupaten Sukabumi tampil apik pada laga perdana Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Barat 2025 Wilayah 2.
Bertanding di GOR Kota Bekasi, pada hari Senin (11/8/2025) , Tim Voli Putra Kabupaten Sukabumi berhasil mengalahkan tim Kota Depok dengan skor telak 3–0.
Jalannya Pertandingan
Mengawali set pertama pertandingan berlangsung ketat , Kabupaten Sukabumi langsung tampil menyerang, melalui bola – bola open spike, sebaliknya tim Kota Depok hampir mampu mengimbangi permainan tim bola voli putra Kabupaten Sukabumi, namun variasi serangan – serangan oposite hiter dan middle bloker dari lini depan , dengan di tambah kokohnya blok – blok yang sulit di tembus membuat Kota Depok kewalahan, set pembuka berhasil diamankan tim Kabupaten Sukabumi dengan skor 25–22.
Memasuki set kedua, tim voli putra Kabupaten Sukabumi tak mengendorkan serangan, Noval dan kolega tampil menggila, penampilan pemain debutan anyar Aldi Oray dengan spike – spike kerasnya berhasil mendulang point, dan jalan set ke dua di kendalikan Kabupaten Sukabumi dengan skor 25 -18 untuk kemenangan Kabupaten Sukabumi
Pada set ke tiga Kota Depok mencoba meningkatkan tensi serangannya beberapa kali spike keras pemain Kota Depok berhasil menembus blok – blok rapat Kabupaten Sukabumi, Namun, pengalaman, kekompakan dan koordinasi tim yang lebih matang membuat Kabupaten Sukabumi tetap unggul. Set ini berakhir dengan skor 25–23 untuk tim Voli Putra Kabupaten Sukabumi.
Kota Depok tidak mampu keluar dari tekanan dan harus mengakui keunggulan tim Putra Kabupaten Sukabumi di semua set. Hasil ini menjadi modal penting bagi Kabupaten Sukabumi untuk menatap laga-laga berikutnya.
Sementara itu Ketua PBVSI Kabupaten Sukabumi M.Ikhsan mengatakan meski timnya menang 3-0 namun dirinya mengaku tim putra Kabupaten Sukabumi penampilannya ada yang masih kurang greget.
“Untuk penampilan anak-anak di hari pertama pertandingan, menurut saya kurang memuaskan sih, hal ini dikarenakan anak-anak belum menguasai situasi dan kondisi Gor, kami datang terlambat, tadinya yang hari minggu kita dipersiapkan untuk mencoba Gor,
ternyata kami datang ke lokasi itu sudah melewati batas jadwal untuk mencoba Gor,” Kata Ikhsan
Masih menurut dia, Jadi mungkin pada pertandingan pertama itu baru mencoba adaptasi dengan lapangan pertandingan.
“Mudah-mudahan dengan persiapan untuk besok, sudah tidak ada yang dikhawatirkan lagi dan tidak ada alasan lagi untuk mereka. Karena setidaknya mereka sudah mengetahui bagaimana kondisi Gor, dan anak – anak bisa bermain lebih lepas lagi,” ujarnya
Ikhsan mengungkapkan, dari hasil analisa lawan terberat itu kemungkinan Ciamis dan Kota Cirebon.
“Tapi itu menurut kami seimbang. Cuma kalau memang kita kompak, serta solid dan mainya lebih lepas lagi insya Allah semua bisa teratasi.seberat apa pun lawan kita,” pungkasnya. (eka)






