Tuding PDIP Terlibat Judi Online, Pihak Budi Arie “Ngeles”

- Editor

Jumat, 30 Mei 2025 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budi Arie

Budi Arie

JAKARTA, Mediakarya – Buntut ucapan mantan Menteri Komunikasi dan Informasi (sekarang Komdigi), Budi Arie, yang menyebut bahwa PDIP dan Budi Gunawan terlibat dalam kasus judi online (judol) berujung laporan ke Bareskrim.

Laporan yang dilayangkan oleh Kader PDIP itu teregister dengan nomor LP/B/250/V/2025/SPKT/Bareskrim Polri tanggal 27 Mei 2025.

Anggota PDIP Wiradarma Harefa menyebut laporan itu sengaja dilakukan dirinya bersama 9 orang kader lainnya lantaran merasa sakit hati dengan ucapan Budi Arie yang beredar di media sosial.

“Jadi terlapor di sini, Budi Arie Setiadi mantan Menkominfo,” ujarnya kepada wartawan di Bareskrim Polri, Selasa (27/5/2025).

Wira menilai ucapan Budi Arie yang mengatakan PDIP sebagai Partai Judol dan terlibat dalam kasus judi di Kemenkominfo merupakan fitnah yang keji.

“Kami sebagai kader PDIP merasa tersakiti atas pernyataan yang disampaikan oleh Budi Arie yang menuduh bahwa PDIP yang main ini semua (Judol),” jelasnya.

Menanggapi laporan PDIP ke Bareskrim Polri terkait tudingan Budi Arie, Wakil Ketua Umum Projo Freddy Alex Damanik memberikan klarifikasi bahwa rekaman suara Budi Arie yang diduga sebut PDI Perjuangan terlibat judi online.

Alex menyebut jika Budi tidak mengetahui jika pernyataannya tersebut direkam. Sebab apa yang disampaikan adalah komunikasi privasi dan tidak untuk diberitakan.

“Komunikasi tersebut merupakan komunikasi private dan dilarang untuk ditulis atau dipublis atau dipublikasikan, atau kita sebut off the record. Budi Arie tidak mengetahui pembicaraan tersebut direkam,” ucap Freddy dikutip dari Kompas TV, Jumat (30/5/2025).

“Maka penyebaran rekaman tersebut tidak sesuai dengan kaidah kode etik jurnalistik maupun ketentuan hukum yang berlaku,” ucapnya.

Baca Juga:  IWO Dukung Kementerian Kominfo Berantas Judi Online

Dia menyebut penjelasan Budi Arie yang dimaksud bukanlah PDIP secara institusi, tapi orang perorangan ataupun pribadi yang bergabung di PDIP. “Sekali lagi, yang dimaksudnya adalah orang secara pribadi, dalam hal ini para terdakwa yang saat ini sedang menghadapi proses hukum di persidangan,” ujarnya.

Di samping itu, kata Freddy, komunikasi yang dilakukan Budi Arie dengan pemimpin redaksi wartawan media online dilakukan untuk memberikan klarifikasi judul berita di medianya. Saat itu, Budi Arie menjelaskan bahwa judul berita tersebut tidak sesuai dengan dakwaan.

“Tidak ada di dakwaan Budi Arie menyuruh menerima dan menyuruh meminta pengamanan judol tersebut. Itu hanya pernyataan para terdakwa untuk menyeret Budi Arie di judol,” ujar Freddy.

Sebelumnya beredar percakapan suara yang diduga Budi Arie Setiadi dengan seorang jurnalis. Dalam percakapan tersebut, suara yang diduga Budi menyebut ada framing dalam kasus judi online yang didalangi PDIP dan Menko Polkam.

Buntut dari rekaman tersebut, Ketua DPP PDI-P Puan Maharani menegaskan kepada Budi Arie untuk tidak bicara sembarangan dan melakukan klarifikasi.

“Untuk menghindari fitnah, jadi Pak Menteri tolong untuk mengklarifikasi hal tersebut. Jangan kemudian bicara sembarangan, tolong diklarifikasi,” kata Puan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (27/5/2025).

Selain itu, kader PDI Perjuangan lainnya juga pun melaporkan Budi Arie Setiadi ke Bareskrim Polri. Lantaran apa yang disampaikan Budi Arie adalah fitnah yang menyakiti hati kader PDI-P.  **

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjukkan Wajah Baru Polri: Dekat Ulama, Hormati Sejarah, Hadir untuk Pekerja
KPK Buka Suara Soal Wacana Jemput Paksa Nusron Wahid
Dua Kali Mangkir, MAKI Desak KPK Jemput Paksa Nusron Wahid di Bandara Senin Besok
Sidang Gugatan Pelda Satria Nusantara Ditunda, Pengacara Soroti Netralitas Sekretaris Pusat
Polres Nias Selatan Sita 27 Paket Sabu dan Uang Jutaan Rupiah dari Sarang Narkoba Lahusa
IPPS Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto,  Berantas Narkoba Lebih Agresif dari Saat Pimpin BNN
FAST Desak KPK Bongkar Dalang di Balik Mangkirnya Nusron Wahid, Diduga Berlindung di Balik Ormas
Mafia Tanah Jadi PR Berat Prabowo, OTT KPK di Bogor Bongkar Kolusi di Tubuh ATR/BPN

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Tunjukkan Wajah Baru Polri: Dekat Ulama, Hormati Sejarah, Hadir untuk Pekerja

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:22 WIB

KPK Buka Suara Soal Wacana Jemput Paksa Nusron Wahid

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Dua Kali Mangkir, MAKI Desak KPK Jemput Paksa Nusron Wahid di Bandara Senin Besok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Sidang Gugatan Pelda Satria Nusantara Ditunda, Pengacara Soroti Netralitas Sekretaris Pusat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Polres Nias Selatan Sita 27 Paket Sabu dan Uang Jutaan Rupiah dari Sarang Narkoba Lahusa

Berita Terbaru

Plt Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ahmad Taufik Husein (ist)

Hukum

KPK Buka Suara Soal Wacana Jemput Paksa Nusron Wahid

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:22 WIB