Viral Jokowi Sebut Covid-19 Bisa Musnah dengan Sinar Matahari, Ini Faktanya

- Editor

Rabu, 13 Oktober 2021 - 01:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Belum lama ini beredar video yang menunjukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan virus Covid-19 dapat musnah dengan sinar matahari. Tentunya hal tersebut menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat.

Melalui akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, Senin (11/10/2021), Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda’i menjelaskan bahwa informasi tersebut tidak tepat atau biasa disebut hoax.

Menurutnya video tersebut adalah video lama dari pidato presiden pada Juli 2020. Namun video tersebut menjadi misinformasi karena disebarkan dengan konteks yang tidak relevan. Matahari bisa menginaktivasi virus di udara, namun tidak  bisa sepenuhnya mencegah penularan.

Baca Juga:  Sandiaga Uno: Tetap Waspada dan Tak Panik Hadapi Virus "Omicron"

Pada Juli 2020, saat video diambil, memang ada press release penelitian di Amerika Serikat yang menyatakan bahwa virus SARS-CoV-2 tidak bertahan lama di permukaan tidak berpori bila terkena sinar matahari. Sehingga risiko penularan di lokasi outdoor lebih rendah dibandingkan dengan indoor.

Adapun hubungan antara sinar matahari dengan Covid-19 sudah banyak diteliti. Studi-studi tersebut menemukan beberapa fakta bahwa.

  1. Sinar matahari bisa menginaktivasi virus dengan cepat di udara.
  2. Sinar matahari juga membantu pembentukan vitamin D yang dibutuhkan sistem imun untuk bekerja secara optimal. Sehingga disarankan untuk berjemur dan terbukti risiko penularan di outdoor memang lebih rendah dibanding indoor.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

MUI dan Kemenag Didesak Boikot Ceramah Alwi Assegaf: Dakwahnya Transaksional, Nodai Agama
Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim
Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir
Beli Rumah Lunas dan Bersertifikat Resmi, Aset Klien Yuli Yanti Hutagaol Malah Disita Bank Mayapada
DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas
Sidang Gugatan Pelda Satria Nusantara Ditunda, Pengacara Soroti Netralitas Sekretaris Pusat
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:15 WIB

MUI dan Kemenag Didesak Boikot Ceramah Alwi Assegaf: Dakwahnya Transaksional, Nodai Agama

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Beli Rumah Lunas dan Bersertifikat Resmi, Aset Klien Yuli Yanti Hutagaol Malah Disita Bank Mayapada

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:55 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas

Berita Terbaru

Opini

Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:35 WIB

Mikhail Adam, Peneliti Ekopol di Nusantara Centre (Foto: Ist)

Opini

Ekopol Konstitusi Itu Peta Jalan Kedaulatan Kita

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:42 WIB