Wujudkan Capaian Layanan Air 100 Persen, PAM Jaya Seleksi Ribuan Pelamar Kerja

- Editor

Rabu, 22 November 2023 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Perumda PAM Jaya melakukan seleksi 1.000 pelamar yang mengikuti program Management Trainee PAM Jaya di Jakarta International Veldrome, Jakarta Timur. Acara bertajuk “PAMANAH Future Leader” itu merupakan proses seleksi karyawan PAM Jaya dalam rangka mewujudkan capaian layanan 100 persen air perpipaan di Jakarta.

“Saya ucapkan selamat kepada 1000 peserta yang telah berhasil melalui tes sebelumnya dari total jumlah 4 ribu pelamar untuk hari ini mengikuti seleksi Pamanah future leader. Proses seleksi ini, harus memenuhi prinsip transparansi dan tidak dipungut biaya apapun,” ujar Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Joko Agus Setyono di lokasi, Rabu (22/11/2023).

Untuk itu, kata Joko pihaknya menghimbau masyarakat agar tidak percaya kepada oknum yang mengatasnamakan Pemerintah Provinsi DKI dan bisa menjamin bisa lolos menjadi karyawan BUMD, termasuk PAM Jaya. Pihaknya berharap, peserta manajemen tranee PAManah Future Leader ini benar-benar SDM terbaik.

Direktur Utama Perumda PAM Jaya, Arief Nasrudin mengungkapkan, peserta Management Trainee PAManah Future Leader itu mencapai 1000 orang calon pegawai yang telah lolos seleksi tahap administrasi.

Menurutnya, program ini digelar untuk memastikan ketersediaan sumber daya manusia berkualitas dengan memiliki kompetensi yang siap mencapai target bisnis yang telah ditentukan untuk memenuhi target cakupan layanan.

“Lompatan target jumlah pelanggan yang harus dilayani dan untuk pemenuhan harapan masyarakat terhadap layanan air di Jakarta yang menuju menjadi Kota Global yang kompetitif,” ujar Arief Nasrudin.

Sebagai informasi PAM JAYA menargetkan 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan di DKI Jakarta dengan 2 juta pelanggan pada tahun 2030. Saat ini cakupan layanan adalah sekitar 67 persen dengan 930 ribu pelanggan.

Baca Juga:  Dilantik Jadi Ketua Dewan Pengawas PAM JAYA, Pras Langsung Tancap Gas

Dalam mempersiapkan dan mengembangkan pemimpin masa depan, ungkapnya, PAM JAYA melaksanakan salah satu langkah yaitu mengadakan Management Trainee (MT) yang merupakan program pelatihan manajemen bertujuan untuk mendapatkan kandidat tepat berkualitas tinggi serta memiliki potensi untuk menempati posisi leader dari eksternal Perusahaan. Langkah lainnya adalah melakukan Leadership Development Program bagi internal Perusahaan.

Persyaratan untuk menjadi seorang berkapasitas leader di PAM JAYA adalah yang mampu managing self, team, organisasi dan bisnis. Persyaratan untuk menjadi seorang berkapasitas leader di PAM JAYA adalah yang mampu managing self, team, organisasi dan bisnis.

Proses menjadi PAMANAH Future Leader di PAM JAYA akan melalui beberapa tahapan seperti Prescreening, Tes seleksi berupa tes kecerdasan, agility, drive dan leadership, yaitu yang dilaksanakan pada hari ini. Kemudian tahapan selanjutnya yaitu Interview tim panel, Tes kesehatan , Assessment potensi dan terakhir Interview dengan Board.

“Selama menjalani program Management Trainee, Compensation & Benefit akan diberikan yaitu meliputi Gaji Pokok, Tunjangan Kerja, Tunjangan MT, BPJS, Rawat Inap & Jalan, serta Seragam kerja,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Arief Nasrudin mengungkapkan, PAM JAYA juga sedang membangun training center yang akan selesai di akhir Desember 2023 di area Instalasi Pengolahan Air PAM JAYA Buaran, Jakarta Timur.

“Ini merupakan tempat karyawan untuk belajar dan membekali diri dengan pengetahuan serta keterampilan yang dibutuhkan Perusahaan agar siap menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Progam ini merupakan salah satu bentuk komitmen PAM JAYA untuk membantu memberikan lapangan pekerjaan di DKI Jakarta,” tandasnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kadin Luncurkan Buku Putih 2026, Didik Rachbini: Industri Harus Kembali Jadi Lokomotif, Jangan Business As Usual
Ketua BPKN RI: Kelangkaan BBM Tak Boleh Bebani Konsumen, Pemerintah Harus Pastikan Distribusi Lancar
Guntur Romli: Jumat Hitam, IHSG Ambruk 11,57%, Indonesia Terancam Turun Kasta Selevel Zimbabwe
Kadin Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang, Perkuat Rantai Pasok dan Stabilitas Harga Sembako
Analis: Era Aman Rokok Ilegal Berakhir, Penyitaan Tembus 1,3 Miliar Batang
Komisi V DPR Ingatkan Perpres Ojol Jangan Hanya di Atas Kertas
F-SPGI Adukan Dugaan PHK Sepihak 11 Pekerja PT Indonesia Epson Industry
BPKN RI Dukung Total Wajib Halal, Minta Pedagang Kaki Lima Diberi Keringanan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Kadin Luncurkan Buku Putih 2026, Didik Rachbini: Industri Harus Kembali Jadi Lokomotif, Jangan Business As Usual

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Ketua BPKN RI: Kelangkaan BBM Tak Boleh Bebani Konsumen, Pemerintah Harus Pastikan Distribusi Lancar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Guntur Romli: Jumat Hitam, IHSG Ambruk 11,57%, Indonesia Terancam Turun Kasta Selevel Zimbabwe

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Kadin Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang, Perkuat Rantai Pasok dan Stabilitas Harga Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Analis: Era Aman Rokok Ilegal Berakhir, Penyitaan Tembus 1,3 Miliar Batang

Berita Terbaru

Juru Bicara PDI Perjuangan, Guntur Romli, (Ist)

Nasional

PDIP Tolak Keras Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat KDMP

Senin, 19 Okt 2026 - 18:15 WIB