Yusuf Blegur Skakmat Dedi Mulyadi: Pencitraan Pro Rakyat, Giliran Warga Ciamis Ngeluh Jalan Rusak Malah Ngamuk

- Editor

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat memaki-maki sekelompok pemuda di salah satu acara. (Ist)

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat memaki-maki sekelompok pemuda di salah satu acara. (Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) disemprot keras terkait gaya kepemimpinan yang dinilai hanya pencitraan pro rakyat.

Kritik pedas itu dilontarkan Direktur Eksekutif Institute for Public Policy Strategic  (IPPS) Yusuf Blegur, menanggapi  viralnya video kemarahan KDM terhadap warga Ciamis yang mengeluhkan kerusakan jalan.

Padahal, kata Yusuf, KDM selama ini getol mencitrakan diri sebagai kepala daerah yang pro rakyat, kerap melakukan kebijakan taktis terkait pembangunan infrastruktur dan mengaku siap menampung keluhan warga.

“Namun ada pemandangan yang sangat menyolok ketika kunjungan ke Ciamis. Saat warga mengeluhkan soal kerusakan jalan, justru KDM meresponnya kurang bijak. KDM menunjukkan kemarahan terhadap warga,” ujar Yusuf, Ahad (18/10/2026).

Menurutnya, pernyataan KDM bertolak belakang dengan ucapan sebelumnya yang mengaku siap menampung aspirasi rakyat.

Yusuf menilai, KDM tengah mengadopsi gaya kepemimpinan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Dia mengungkapkan, di awal pemerintahannya menjadi Gubernur DKI, Jokowi kerap blusukan dan masuk gorong-gorong.

Baca Juga:  Ratusan Santri Keracunan MBG, Di Mana Penegakan Hukum Berada?

“Namun setelah pencitraannya berakhir, dan di saat rakyat mengeluhkan terkait dengan kondisi infrastruktur, Jokowi malah melempar tanggung jawabnya ke pejabat daerah,” sindir Yusuf.

Pola yang sama, kata Yusuf, kini ditiru persis oleh KDM. Di awal pemerintahan sibuk mencitrakan diri seolah pemimpin peduli.

Setelah mendapat persepsi positif dari publik, giliran ada rakyat yang mengeluh soal jalan rusak, KDM malah melempar tanggung jawab bahwa rusaknya jalan daerah bukan tanggung jawab gubernur.

“Jika itu bukan tanggung jawab dia sebagai gubernur kenapa terus mencari pencitraan. Masyarakat lama-lama muak dengan gayanya,” tegas Yusuf

Ia juga mempertanyakan hobi KDM yang kerap melakukan kunjungan ke luar Jawa Barat untuk kegiatan yang tidak ada kaitannya dengan kepentingan rakyat Jabar.

“Kita ini bukan berada di ruang hampa, justru kita sudah masuk era teknologi digital. Setiap aktivitas ada rekam jejaknya di medsos. Jadi KDM jangan mengulangi kesalahan yang sama seperti Jokowi,” tegasnya. (Pri)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Analis Politik Sentil Golkar: Citra Hancur Diterpa Korupsi, Kader Bekasi Malah Paksakan Istri Tersangka KPK Jadi Ketua
Golkar di Ujung Badai, Rapor Merah Bahlil dan Rentetan Kasus Korupsi Kader Jadi Alarm Keras
Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran
Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS
Pengamat: Usia Panjang Golkar Belum Jamin Jadi Partai Rakyat, Masih Bertumpu pada Elite dan Kekuasaan
Elektabilitas Salip Prabowo, Prabu Foundation Sarankan KDM Tinggalkan Gerindra: Kembali ke Golkar 
Dari Pemenang Pileg Jadi Korban Reshuffle: Nasib Tragis Kader Golkar Jabar
Pasca Putusan MK Soal Ijazah Gibran, GNK Desak Aktor Intelektual di Balik Lolosnya Jokowi-Gibran Diungkap

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:52 WIB

Yusuf Blegur Skakmat Dedi Mulyadi: Pencitraan Pro Rakyat, Giliran Warga Ciamis Ngeluh Jalan Rusak Malah Ngamuk

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Analis Politik Sentil Golkar: Citra Hancur Diterpa Korupsi, Kader Bekasi Malah Paksakan Istri Tersangka KPK Jadi Ketua

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Golkar di Ujung Badai, Rapor Merah Bahlil dan Rentetan Kasus Korupsi Kader Jadi Alarm Keras

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS

Berita Terbaru

Plt Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ahmad Taufik Husein (ist)

Hukum

KPK Buka Suara Soal Wacana Jemput Paksa Nusron Wahid

Sabtu, 17 Okt 2026 - 20:22 WIB