Prabowo Dapat Digantikan Tiga Kadernya di Pilpres

- Editor

Minggu, 6 Maret 2022 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Dalam rapat kerja tersebut Menteri Pertahanan Prabowo menyampaikan bahwa perjanjian penyesuaian ruang udara flight information region (FIR) antara Indonesia dengan Singapura tidak merugikan namun munguntungkan negara. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Dalam rapat kerja tersebut Menteri Pertahanan Prabowo menyampaikan bahwa perjanjian penyesuaian ruang udara flight information region (FIR) antara Indonesia dengan Singapura tidak merugikan namun munguntungkan negara. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

JAKARTA, Mediakarya – PENGAMAT komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing mengatakan sedikitnya tiga kader Partai Gerindra berpeluang maju mengikuti Pemilihan Presiden atau Wakil Presiden 2024. Ketiganya dapat menggantikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres).

“Kalau dilihat hasil survei memang Prabowo tinggi meskipun hasil survei hanya potret saja tapi saya belum melihat (isu penundaan pemilu) ingin menghalangi majunya Prabowo, tapi nanti kita akan lihat pola komunikasi politik yang berkembang,” kata Emrus saat dihubungi awak media, Minggu (6/3).

Menurut dia, isu penundaan pemilu merupakan akal-akalan pihak tertentu. Sebab dari kubu Presiden Joko Widodo sudah tegas mengatakan harus patuh terhadap konstitusi.

Lebih lanjut, Emrus menjelaskan ketiga kader itu adalah Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dan Sekretaris Jenderal DPP Ahmad Muzani.

“Prabowo tidak maju di Pilpres 2024 itu tidak mungkin namun jika ada rencana cadangan ada ketiga kader yang dinilai layak,” ungkapnya.

Emrus melanjutkan, Sandiaga Uno yang memiliki kelebihan seperti tingkat elektabilitas yang tinggi karena pernah ikut maju sebagai Wakil Presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Baca Juga:  Survei Poltracking: Prabowo Dominasi Pemilih NU di Jawa Timur

“Sandiaga ini kader Gerindra yang paling dikenal oleh masyarakat karena pernah maju, lalu sekarang menjadi menteri dan juga memiliki sumber daya yang memadai,” jelasnya, dikabarkan dari mediaIndonesia.

Lalu, kata Emrus, kader Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad juga memiliki kelebihan jaringan politik dan pergaulan yang luas seperti dekat dengan aktivis pemuda dan mahasiswa. Untuk itu, sosok Sufmi Dasco dapat diterima oleh masyarakat umum.

“Ini Dasco sebagai Ketua Harian DPP Partai Gerindra dan juga sebagai Wakil Ketua DPR RI memiliki kelebihan yang diterima oleh umum, karena jaringan politik dan pergaulan yang luas,” ungkapnya.

Terakhir, Ahmad Muzani juga memiliki kelebihan yang sama yakni sebagai Sekretaris Jendral DPP Partai Gerindra dan juga sebagai Wakil Ketua MPR RI.

“Kemampuan Ahmad Muzani juga dinilai layak apalagi banyak posisi stratergis yang dijabat juga dikenal dekat dengan para ulama,” tukasnya.

Namun demikian, Emrus menegaskan peluang Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024 masih sangat besar. Sebab, Prabowo merupakan tokoh sentral di partai politik berlambang burung garuda itu.

“Rencana cadangan itu masih sangat cair, yang pasti Prabowo tetap akan maju sebagai calon Presiden,” tegasnya.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu
Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS
Pengamat: Usia Panjang Golkar Belum Jamin Jadi Partai Rakyat, Masih Bertumpu pada Elite dan Kekuasaan
Elektabilitas Salip Prabowo, Prabu Foundation Sarankan KDM Tinggalkan Gerindra: Kembali ke Golkar 
Dari Pemenang Pileg Jadi Korban Reshuffle: Nasib Tragis Kader Golkar Jabar

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS

Berita Terbaru