Satgas: PPKM Terus Dilanjutkan Sampai Covid-19 Global Terkendali

- Editor

Selasa, 10 Mei 2022 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah akan terus melanjutkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) leveling. Wiku mengatakan, kebijakan ini akan diteruskan hingga kondisi Covid-19 benar-benar terkendali.

“Kebijakan PPKM leveling akan terus berlanjut sampai dengan kondisi Covid-19 di tingkat internasional dan nasional dapat terkendali dengan baik,” ujar Wiku dalam keterangan persnya, Selasa (10/5/2022).

Ia mengatakan, kebijakan PPKM secara fakta telah mampu melandaikan kondisi kenaikan kasus dan mempertahankannya hingga saat ini. Karena itu, pemerintah kembali memperpanjang PPKM leveling dengan merilis instruksi Mendagri Nomor 24 tahun 2022 tentang PPKM di wilayah Pulau Jawa Bali dan Inmendagri Nomor 25 tahun 2022 tentang PPKM di wilayah non-Jawa Bali.

Meskipun, kata Wiku, Indonesia saat ini sudah tidak lagi berada dalam kondisi kedaruratan dalam merespon pandemi, tetapi pengendalian beserta pengawasan akan tetap dijalankan.

Selain itu, penggunaan masker juga masih tetap diwajibkan dalam strategi pencegahan Covid-19. Ini juga sebagaimana arahan WHO jika masker masih menjadi bagian dari strategi pencegahan Covid-19 yang komprehensif.

Baca Juga:  Komnas KIPI: Belum Ada Kasus Meninggal Akibat Vaksinasi COVID-19

“Hal ini juga menjadi landasan kuat pemerintah Indonesia untuk tidak gegabah agar pertahanan yang dilakukan berbulan-bulan pascalonjakan kasus terakhir, dapat bertahan dalam jangka waktu yang panjang,” kata Wiku, dilansir dari republika.

Wiku menambahkan, terlebih saat ini masih terdapat kenaikan kasus di beberapa negara lainnya seperti Jepang dan Taiwan serta adanya kemunculan varian baru seperti BA4 dan BA5 di Afrika Selatan. Umumnya kemunculan varian baru menjadi pemantik adanya gelombang kasus baru.

Sebab, penyebaran Covid-19 tidak mengenal batas wilayah untuk menginfeksi penderitanya. Menurutnya, dengan berkaca pada kondisi Covid 19 secara nasional dan global, maka strategi pada fase baru Covid-19 yang dapat dilakukan saat ini adalah hidup berdampingan dengan Covid 19 secara bertahap.

Ia melanjutkan, upaya lainnya adalah melindungi lebih optimal populasi berisiko dengan menggencarkan cakupan vaksin sesuai prioritas kelompok rentan dan menyusun strategi testing yang lebih spesifik atau targeted testing.

“Kemudian mempertahankan resiliensi contohnya konsistensi melakukan surveilans dan menyusun rencana kontijensi untuk vaksinasi atau testing masal jika keadaan darurat kembali,” katanya.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama
Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara
Dari Anwar Usman Hingga Rocky Gerung, ETOS: Negara Ini Banyak Pelacur Politik
Pecah Kongsi Prabowo-Jokowi? Reshuffle Ketujuh Geser Geng Solo dari Pos Strategis
Agus Wahid: Reshuffle Prabowo Paradoks, Copot Purbaya hingga Mutasi Sigit dan Dudung
Pengamat Sebut Reshuffle Ala Ketapel, Sarat Akomodasi Politik
GNK Soroti Komposisi Wantimpres, Singgung Gaya Komunikasi Rocky Gerung
Dilantik Jadi Wantimpres Rocky Gerung Kritis Terhadap Kebijakan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:50 WIB

GNK Apresiasi Kapolri Suyudi Kedepankan Integritas, Ingatkan Bahaya Oknum Jual Nama Kapolri Berjubah Agama

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pendapat Para Pakar Jelang Putusan MK Tentang Syarat Pendidikan Calon Pemimpin Neggara

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Dari Anwar Usman Hingga Rocky Gerung, ETOS: Negara Ini Banyak Pelacur Politik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:09 WIB

Pecah Kongsi Prabowo-Jokowi? Reshuffle Ketujuh Geser Geng Solo dari Pos Strategis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Agus Wahid: Reshuffle Prabowo Paradoks, Copot Purbaya hingga Mutasi Sigit dan Dudung

Berita Terbaru