Industri Digital Dinilai Jadi Bisnis Masa Depan

- Editor

Rabu, 6 Juli 2022 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid sebagai keynote speaker, dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Potensi Ekonomi Digital dan Perkembangan Startup di Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (5/7).

Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid sebagai keynote speaker, dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Potensi Ekonomi Digital dan Perkembangan Startup di Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (5/7).

JAKARTA, Mediakarya – Industri digital dianggap sebagai bisnis masa depan, apalagi dari data yang ada, Indonesia memiliki 2.324 startup per Desember 2021. Hal ini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah startup terbanyak kelima di dunia.

Demikian mengemuka dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Potensi Ekonomi Digital dan Perkembangan Startup di Indonesia yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (5/7).

Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek menghadirkan Ketua Komisi 1 DPR Meutya Hafid sebagai keynote speaker, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dan Investment Associate Asiantrust Capital, Jason Christopher sebagai narasumber.

“Dari data Cento Ventures, Indonesia bersaing dengan Singapura sebagai penerima investasi startup terbesar sepanjang 2021 dengan nilai investasi mencapai Rp 85,8 triliun,” kata Meutya Hafid.

Politisi perempuan Partai Golkar itu mengungkapkan tren positif perkembangan ekonomi digital ini sejalan dengan perkembangan investasi.

Bahkan dari sejumlah hasil studi seperti Google, Temasek dan Bain and Company pada tahun 2021, menunjukkan bahwa nilai investasi ekonomi digital Indonesia sepanjang Q1-2021 mencapai USD 4,7 milyar dan telah melampaui nilai tertinggi selama empat tahun terakhir.

Baca Juga:  DPR Dukung Pemerintah Revitalisasi Sosial Media Di Era Disrupsi Digital

“Dengan capaian ini menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi populer di Asia Tenggara,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan mengatakan kehadiran pandemi Covid-19 di tengah pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat dalam beraktivitas dan bekerja. “Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan di masyarakat inilah yang mempertegas bahwa kita sedang menghadapi era disrupsi teknologi,” ujarnya.

Untuk menghadapi hal tersebut, lanjut Semuel, dibutuhkan kerja sama masyarakat dalam mewujudkan agenda transformasi digital di Indonesia.

Salah satu pilar penting terwujudnya agenda transformasi digital adalah menciptakan masyarakat digital dimana kemampuan literasi digital menjadi salah satu peranan penting di dalamnya.

Sementara itu, Investment Associate Asiantrust Capital, Jason Christopher juga mengakui dunia startup terus mengalami perkembangan yang cukup pesat.

“Banyak investor-investor dari luar negeri masuk ke Indonesia dengan bisnis startup. Ini bukti bahwa dunia startup terus mengalami perkembangan,” ujarnya. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Golkar di Ujung Badai, Rapor Merah Bahlil dan Rentetan Kasus Korupsi Kader Jadi Alarm Keras
Analis: Era Aman Rokok Ilegal Berakhir, Penyitaan Tembus 1,3 Miliar Batang
FAST Desak KPK Bongkar Dalang di Balik Mangkirnya Nusron Wahid, Diduga Berlindung di Balik Ormas
Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran
Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027
Kecam Korupsi Dana Bencana BNPB, Ketua LPKAN: Jangan Rampok Uang Keselamatan Rakyat
Nasib Pencari Kerja, Uang Hilang Kerjaa Tak Dapat Karena Loker Palsu
Rapor Merah Kabinet Prabowo, Bahlil dan Pigai Terjerembab di Dasar Survei CELIOS

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Golkar di Ujung Badai, Rapor Merah Bahlil dan Rentetan Kasus Korupsi Kader Jadi Alarm Keras

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Analis: Era Aman Rokok Ilegal Berakhir, Penyitaan Tembus 1,3 Miliar Batang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:48 WIB

FAST Desak KPK Bongkar Dalang di Balik Mangkirnya Nusron Wahid, Diduga Berlindung di Balik Ormas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Soroti Dana Hibah Golkar Bekasi, LI-TPK Dorong Kejari dan BPK Lakukan Penelusuran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Meski Ada Efisiensi, DPRD Tetap Komitmen Jaga Alokasi Anggaran Pendidikan Tak Dipotong di APBD 2027

Berita Terbaru