Jelang Pemilu, Kader Golkar Minta ASN di Lingkup Pemkab Pangandaran agar Netral

- Editor

Kamis, 11 Mei 2023 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Partai Golkar

Logo Partai Golkar

PANGANDARAN, Mediakarya – Fungsionaris Partai Golkar Jawa Barat meminta agar aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintahan Kabupaten Pangandaran bersikap netral dalam menghadapi pemilu 2024 mendatang.

Hal tersebut dikatakan Imam menanggapi beredarnya unggahan yang diduga dari salah satu ASN yang mengeluhkan adanya sikap pejabat daerah yang mengarahkan agar ASN di lingkup Pemkab Pangandaran mencoblos partai tertentu.

Dalam unggahan tersebut tertulis bahwa sejumlah ASN sudah tidak nyaman dengan adanya intervensi politik yang diduga dilakukan oleh pejabat daerah yang berasal dari partai politik.

Bahkan, ASN di Kabupaten Pangandaran merasa resah dengan adanya wacana mutasi di tempat terpencil bagi ASN yang tidak berfatsun terhadap pejabat yang berasal dari parpol.

“Kalau cocok pilih klo ga cocok diam. Haram pilih yg sebelah (kuning) atau yg lain. Karena SK PNS kalian….,” tertulis salah satu ASN dalam unggahannya.

Atas beredarnya unggahan tersebut, Imam mendesak agar Inspektorat Kabupaten Pangandaran agar segera menyelidiki adanya dugaan intervensi pokitik pejabat daerah terhadap ASN.

Terkait dengan viralnya unggahan tersebut, kata Imam, beberapa kader Golkar Pangandaran dalam waktu dekat ini akan mempertanyakan dan mencari tau tentang kebenaran isi pernyatan dalam tulisan tersebut kepada Bupati pangandaran.

Baca Juga:  Mahfud MD: RUU Perampasan Aset Dibahas di DPR Beberapa Pekan ke Depan

“Saya selaku kader Partai GOLKAR sangat sakit hati dengan pernyataan tersebut. Bagaimanapun saat Pilkada kemarin 2014 Golkar Pangandaran dukung Bupati,” ujar Imam yang juga kader Golkar Jawa Barat itu.

Imam juga mempertanyakan motif dari pokitisi yang diduga menyudutkan Golkar tersebut. Oleh karenanya pihaknya meminta kepada Bupati Pangandaran untuk mengklarifikasi soal beredarnya unggahan dari salah satu ASN yang mengaku mendapat intervensi politik darinpejabat daerah.

“Saya juga selaku kader Partai Golkar Pangandaran meminta kepada pimpinan Golkar Pangandaran dan Jawa Barat untuk mengambil sikap dengan pernyataan tersebut. Karena partai kita sudah diinjak-injak,” tegasnya.

Dirinya juga mempertanyakan ketua DPD Golkar Pangandaran yang lebih memilih mengabil sikap diam dalam persoalan tersebut.

“Kami sangat marah karena saya kader Partai Golkar dari turun temurun walaupun saya bukan sebagai pengurus Partai Golkar saya heran kenapa Golkar Pangandaran diam saja saat partai yang kita sayangi dihina,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga
Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
MUI dan Kemenag Didesak Boikot Ceramah Alwi Assegaf: Dakwahnya Transaksional, Nodai Agama
Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim
Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir
Beli Rumah Lunas dan Bersertifikat Resmi, Aset Klien Yuli Yanti Hutagaol Malah Disita Bank Mayapada
Di Tengah Defisit Rp200 Miliar, 30 Camat Bandung Plesiran ke Bali Dibongkar LSM: Manipulasi Anggaran Telanjang
Polres Nias Selatan Ringkus Pria Diduga Edarkan Narkotika

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Mandat Rakyat vs Arogansi Jabatan, Ganjar dan KDM Beda Sikap Hadapi Kritik Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:15 WIB

MUI dan Kemenag Didesak Boikot Ceramah Alwi Assegaf: Dakwahnya Transaksional, Nodai Agama

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Beli Rumah Lunas dan Bersertifikat Resmi, Aset Klien Yuli Yanti Hutagaol Malah Disita Bank Mayapada

Berita Terbaru